Peliput: Hengki TA — Editor: Ardi Toris

LABUNGKARI, BP – Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin SE menjadi orang pertama yang berbelanja di Pasar Rakyat Desa Lakapera, Kecamatan GU, dan menjadi penglaris bagi para pedagang, pada saat pasar rakyatnya difungsikan pertama kali.

Pasar baru di Desa Lakapera, resmi dibuka dan difungsikan, Rabu (29/07). Setelah, Bupati Buteng H Samahuddin SE meresmikan Pasar Rakyat yang menjadi penyangga berbatasan antara Kabupaten Buteng dan Kabupaten Muna.

Bupati Buteng H Samahuddin SE saat berbelanja di Pasar Rakyat Lakapera

“Pasar ini diharapkan membawa kesejahteraan dan dengan adanya pasar ini dapat membuka pintu rezeki bagi masyarakat,” ungkap Samahuddin SE, Bupati Buteng dalam sambutannya.

Dimasa tiga tahun kepemimpinan Samahuddin dan La Ntau atau biasa disebut SamaTau, sudah begitu banyak membangun pasar. Untuk pembangunan pasar di Desa Lakapera menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 1,2 miliar.

“Saya akan menambah lagi bangunan, apabila perkembangan perekonomian masyarakat tumbuh ke arah yang lebih baik,” tuturnya.

Bupati Buteng H Samahuddin SE saat berbelanja di Pasar Rakyat Lakapera

Pasar tersebut dibuka hanya pada hari Senin saja, sedangkan pasar sore dibuka setiap hari. Namun, apabila perputaran ekonominya cukup baik, orang nomor satu di Buteng itu meminta kepada masyarakat agar dibuka tiga kali dalam seminggu.

“Saya harap, masyarakat dapat menjaga kebersihan pasar bersama, sehingga semua pedagang dan masyarakat pembeli dapat bertransaksi dengan nyaman,” harapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Buteng, Usman Mbolosi mengungkapkan, pasar yang terdiri dari 16 kios dan 16 los itu merupakan perjuangan mantan Kadis Perindag Buteng Asraruddin, yang kini menjabat Asisten III. Dimana, pembangunan dirintis pada 2018 lalu.

Selain itu juga, hal tersebut tidak terlepas dari upaya Bupati dan Wakilnya untuk menghadirkan pembangunan di daerah. Dan, berkat kerja keras, doa dan pemikiran dari bupati sehingga pembangunan di Buteng terwujud

“Semoga, dengan adanya pasar ini bisa menggerakkan perekonomian masyarakat, apalagi lokasinya terletak di perbatasan Buteng dan Muna, yang menjadi sentra pertumbuhan ekonomi baru,” kata Usman. (*)

By admin

Pin It on Pinterest