Peliput: Gustam
BAUBAU, BP – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Baubau mengungkapkan sekolah di Kota Baubau masih kekurangan guru keterampilan/seni budaya, olahraga dan agama.
Kendati demikian, Kepala Disdikbud Kota Baubau melalui sekretarisnya La Ode Nurlih mengatakan, ada beberapa mata pelajaran yang jumlah gurunya lebuh banyak, seperti matematika, IPA, IPS dan Bahasa Inggris.
“Jumlah guru di Kota Baubau sekarang kurang lebih 2000 orang. Ada mata pelajaran yang berlebih gurunya, ada juga yang kurang seperti guru keterampilan, olahraga termasuk guru agama,” katanya.
Sedangkan untuk kualitas kinerja, kata Nurlih, guru-guru di Kota Baubau sudah cukup disiplin. Terbukti, sejak diberlakukannnya absen sidik jari, mampir tidak ada guru yang “bolos” tanpa izin.
“Kalau untuk keefektifan kinerja guru, kita kan mengunakan absen sidik jari. Jadi kalau tiga hari tidak laksanakan tugas, satu bulan tidak terima tunjangan sertifikasinya,” pungkasnya. (*)

