Peliput: Gustam
BAUBAU, BP – Siapa yang tidak mengenal Didit Maulana, desainer kondang Indonesia yang kreatifitasnya melejit di kanca Internasional itu turut ambil andil dalam pergelaran festival tenun Buton di Lippo Plaza Buton beberapa hari lalu.
Tidak hanya Didit Maulana, desainer hebat andalan Sulawesi Tenggara Julie Artanty Kaimudin Haris dan Amir Malik turut ikut talk show dalam ivent pelestarian tenun Buton tersebut.
Kegiatan yang bertema mengangkat dan melestarikam budaya Buton khususnya tenun itu, mendapat respon positif dari Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Baubau Hj Sulastri Hado.
Kedatangan ketiga desainer handal itu, mendapat angin segar karena memberi banyak masukan kepada para desainer lokal Kota Baubau untuk lebih kreatif.
“Tidak mudah kita mendatangkan desainer kondang sekelar Didit Maulana. Kalau bukan Bank Indonesia (BI) yang sponsori, yang bayar mahal,” kata Siti Amalia, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Baubau saat dikonfirmasi Baubau Post via WhatsApp (WA), Senin (16/04).
Kegiatan tersebut mengkolaborasikan desainer lokal Kota Baubau, ibu-ibu PKK dan sejumlah organisasi wanita dalam fashion yang dibimbing langsung Didit Maulana CS.
“Pesertanya kan dari para desainer lokal Kota Baubau. Sedangkan Didit Maulana dan dua desainer Sultra ini, kita bayar sebagai juri,” tandas mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Baubau itu. (*)

