Site icon BAUBAUPOST.COM

Baubau Inflasi 1,30 Persen

F6.2 BPS

Tertinggi se Sulawesi

Peliput: Gustam

BAUBAU, BP – Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Kota Baubau pada bulan Mei 2018 mengalami inflasi sebesar 1,30 persen. Parahnya, dibanding kota-kota lain se Sulawesi, inflasi Kota Baubau menduduki urutan tertinggi.

“Pada Mei 2018 Kota Baubau mengalami inflasi sebesar 1,30 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 133,96,” rilis BPS, senin (04/06).

Inflasi di Kota Baubau disebabkan, adanya peningkatan nilai IHK yang signifikan hampir di semua indeks kelompok pengeluaran, seperti bahan makanan, sandang, pendidikan, kesehatan, rekreasi, olahraga, transportasi, komunikasi dan jasa keuangan.

“10 komoditi yang memberikan sumbangan terjadinya inflasi di Kota Baubau, yakni angkutan udara, ikan bakar, ikan cakalang, cumu-cumi, kacang panjang, tomat sayur, rokok kretek, telur ayam ras dan katamba,” rilis BPS.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Baubau Ali Hasan mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau telah melakukan berbagai upaya. Namun, berbenturan dengan kondisi di lapangan yang tidak mendukung.

“Berbicara penanganan inflasi ini, kita sudah lakukan. Hanya saja kondisi di lapangan yang tidak mendukung. Misalnya buruknya cuaca, berpengaruh pada kurangnya stok ikan kita, karena nelayan tidak ada yang melaut,” ungkapnya.

Kebutuhan pokok di Kota Baubau, lanjut Ali, diambil dari luar daerah, seperti di Makassar dan Surabaya. “Sehingga kalau dari luar daerah sudah naik harga, otomatif di Kota Baubau juga akan naik harga,” jelasnya.

Kendati demikian, Kabag Perekonomian Setda Kota Baubau itu mengakui, Kota Baubau rentan dengan inflasi. Sehingga menjadi tanggung jawab penuh pemerintah mengantisipasinya.

“Memang Kota Baubau ini rentan dengan inflasi. Kondisi saat ini, kita sudah lakukan antisipasi dengan berkoordinasi dengan distributor,” tutupnya. (*)

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version