Peliput : Nelvida A Editor: Arianto W
BAUBAU, BP- Puskesmas Lakologou telah berdiri sejak tahun 1980 merupakan salah satu Puskesmas pembantu dari Puskesmas Wolio. Setelah terakreditasi Madya tahun 2018, Puskesmas yang telah berdiri sendiri ini optimis meningkatkan akreditasinya.
Kepala Puskesmas Lakologou Azafudin SKM saat ditemui di ruangan kerjanya, Jumat (05/04) optimis dapat meraih akreditas yang lebih tinggi lagi. Tentu dengan didukung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau yang menargetkan seluruh Puskesmas terakreditasi.
” Puskesmas Lakologou sudah terakreditasi dari tahun kemarin, tingkatan akreditas yaitu tingkatan madya,” jelasnya.
Azafudin mengungkapkan, tiga tahun sekali akan dilakukan penilaian kembali oleh tim Asesor Akreditasi baik dari Kemenkes maupun dan Dinkes Provinsi/Kota Baubau. Dalam upaya mempertahankan status akreditasi, pihak Puskesmas Lakologou bekerja keras dengan maksimal untuk memenuhi segala kebutuhan bakal persyaratan pengakreditasian.
” Nanti akan di reakreditasi kembali pada tahun 2021, melalui survei untuk mengetahui apakah tingkatan akreditas kita akan naik, turun atau tetap,” ungkapnya.
Dengan menyandang status Akreditas bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan puskesmas terhadap masyarakat. Tidak hanya itu, lingkungan masyarakat serta perangkat Adat sangat berpengaruh dan berperan penting dalam proses akreditasi, baik itu dalam bentuk dokumen maupun perangkat-perangkat lainnya.
Untuk itu, ia berharap agar proses pengakreditasian dapat berjalan baik serta mendapatkan status akreditasi yang lebih tinggi. Minimal bisa mempertahankan status akreditasi saat ini.
” Kunci dari akreditas tersebut ialah pelayanan. Harapan kami kedepannya bisa berubah sesuai Permenkes, jika skala permenkes ini kami belum memenuhi syarat, jika gedung kami sesuai dengan Permenkes maka mungkin nilai kami di atas itu. Tapi kami berbuat apa adanya sehingga perumahan kami memakainya untuk pelayanan kesehatan masyakat,” tutupnya. (#)

