Site icon BAUBAUPOST.COM

2018, ISPA Di Puskesmas Melai Capai 1075 Kasus

F01.3 Kepala Puskesmassssssssssss

Peliput: Nelvida A

BAUBAU, BP- Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) masih dominan di Kelurahan Melai dan Badia. Tahun 2018, jumlah penderita ISPA yang ditangani Puskesmas Melai mencapai 1075 kasus.

Kepala Puskesmas Melai Asriyati SKM saat ditemui, Senin (08/04) mengatakan, angka penyakit ISPA meningkat sejak dua tahun terakhir. Tercatat sebanyak 523 kasus ISPA ditangani oleh pihak Puskesmas tahun 2017 lalu. Setelah memasuki tahun 2018, presentase kasus tersebut rupa meningkat hingga 50 persen.

Menurutnya, peningkatan presentase angka penyakit ISPA, disebabkan perubahan cuaca yang tidak menentu, karena sedang masa transisi atau pergantian musim. Tidak hanya itu, kondisi lingkungan yang tidak bersih juga berpotensi memicu gangguan kesehatan lainnya pada masyarakat yang tidak memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat.

” Jumlah penyakit ISPA di tahun 2017 lalu hanya sebanyak 523 kasus, namun setelah memasuki tahun 2018 mulai meningkat hingga mencapai 1075 kasus. Hal itu disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak stabil, utamanya pada saat pergantian musim,” jelasnya.

Untuk itu, dalam upaya meminimalisir meningkatnya angka penyakit ISPA, pihak Puskesmas rutin melakukan sosialisasi dan beberapa penyuluhan terkait pola hidup sehat agar masyarakat lebih mengetahui dampak dan meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan penyakit. Hal itu dilakukan secara efektif setiap bulan, bertujuan agar masyarakat cenderung melakukan pemeriksaan kesehatan ke Puskesmas, sehingga penyakit lebih gampang terdeteksi sejak awal.

” Kami melakukan pencegahan dengan mengunakan penyuluhan di lingkungan masyarakat, agar masyrakat dapat mencegah sebelum terjadi penyakit tersebut. ” tandasnya.

Untuk diketahui, 10 penyakit dengan jumlah terbesar di Puskesmas Melai pada tahun 2018, yakni ISPA sebanyak 1071 kasus, Influenza sebanyak 415 kasus, Penyakit Kulit sebanyak 206 kasus, Penyakit sistem Muscoloskeletai dan Jaringan Ikat sebanyak 165 kasus, Tukak Lambung sebanyak 158 kasus, Hipertensi sebanyak 156 kasus, Diare sebanyak 87 kasus, Diabetes sebanyak 74 kasus, Penyakit Telinga dan Mastoid sebanyak 45 kasusu, serta Penyakit Mata dan Adneksa sebanyak 31 kasus. (#)

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version