Peliput: Gustam
BAUBAU, BP- Jelang Pemilihan Umum (Pemilu), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Baubau kerja maraton merampungkan KTP-el. Bahkan, di luar jam kantor, Disdukcapil tetap membuka layanan perekaman.
Plt Kepala Disdukcapil Kota Baubau La Ode Muslimin Hibali mengakatakan, pihak tengah membidik pemilih pemula yang belum memiliki KTP-el, agar segera melakukan perekaman. Layanan akan ditutup, saat tidak ada lagi masyarakat yang datang ke kantor hari itu.
“Tadi malam ada rapat koordinasi di rujab, dipimpin langsung bapak Walikota. Hasilnya memang dari KPU sudah memperkirakan ada wajib pilih yang pada hari H sudah 17 tahun. Sehingga pak walikota menekankan, capil kalau bisa, bukan juga kerja 24 jam, tetapi sampai berakhir orang yang datang merekam,” kata Muslimin yang masih berkantor di hari minggu (14/04).
Lanjut Muslimin, pihaknya membuka pelayanan hampir 24 jam. Selama masyarakat membutuhkannya, Disdukcapil Kota Baubau tetap membuka pelayanan.
“Hari kantor kan tutup jam empat. Tetapi selama masih ada yang melakukan perekaman, kita belum tutup. Jadi di luar jam kantor kita masih terima,” tukasnya.
Ia mengakui saat ini animo masyarakat yang lelakukan perekaman meningkat. Tiap harinya bisa mendekati angka 100 orang.
“Perekaman KTP-el memang meningkat, dibanding hari biasa. Peningkatan itu juga diakibatkan adanya pemilih pemula. Untuk tiap harinya bisa 50-60 keping keluar, mendekati seratus,” ungkapnya.
Untuk blanko, Muslimin menegaskankan masih aman hingga satu minggu ke depan. “Telah tiba blanko dari Jakarta 1000 keping, jadi untuk blanko kita masih memadai,” tuturnya.
Ditanya perihal surat keterangan (suket) yang bakal diterbitkan sebagai pengganti KTP-el, Muslimin mengaku belum menerbitkannya. Ia mengimbau kepada masyarakat yang belum memiliki KTP-el agar segera melakukan perekaman.
“Sampai hari ini suket belum ada yang kita keluarkan. Kita imbau bagi masyaraka yang belum melakukan perekaman KTP-el, untuk segera melakukan perekaman,” tutupnya. (*)

