Site icon BAUBAUPOST.COM

BPN Bagikan 3300 Sertifikat Tanah Di Kadolokatapi

F4.2 Walikota AS Tamrin saat menyerahkan sertifikat di Kantor Kelurahan Kadolokatapi

Peliput : LM Syahrul

BAUBAU, BP- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Baubau membagikan 3300 sertifikat tanah kepada masyarakat di Kantor Kelurahan Kadolokatapi, Sabtu (14/04). Sertifikat ini telah diterbitkan sejak tahun lalu, namun baru dibagikan tahun ini.

Penyerahan dilakukan simbolis oleh Walikota Baubau AS Tamrin. Tujuannya agar masyarakat di Kelurahan Kadolokatapi tidak lagi resah dengan akan status lahan tempat tinggal saat ini.

AS Tamrin mengatakan, penandatanganan sertifikat itu telah dilakukan sejak Bulan Mei tahun lalu. Namun karena Kepala BPN sebelumnya telah pindah tugas, sehingga belum sempat dilakukan penyerahan.

“Awal bulan Januari saya sudah disampaikan, karena ini kegitan sertifikasi tahun 2018, 31 Desember seharusnya sudah diserahkan, namun kita menunggu kesiapan Presiden yang menyerahakan,” katanya.

Pihaknya mengapresiasi BPN Kota Baubau yang telah menyelesaikan sebanyak 3300 sertifikat tanah. Walikota juga meminta kepada masyarakat untuk menjaga sertifikat tanah yang telah diserahkan.

“Dijaga baik-baik, karena sertifikat itu jaminan kepastian hukum yang terkuat dan terpenuh,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPN Kota Baubau Ahmad Ramli mengatakan, 3300 sertifikat itu dikemas dalam Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Di dalamnya terdapat sertifikasi Usaha Kecil Menengah (UKM), nelayan dan pertanian.

“Kalau keluar sertifikatnya, kami minta ibu Lurah Kadolokatapi, karena akan diukur semua bidang tanah kecuali kawasan hutan.” katanya.

Lanjutnya, warga Kelurahan Kadolokatapi sudah sekian lama memperjuangkan untuk memperoleh sertifikat tanah. Pihaknya mengakui ada kendala pada penentuan batas tanah yang dimiliki masyarakat.

“Kami mengukur semua bidang tanah di Kelurahan Kadolokatapi, cuma masalahnya terhambat oleh pentunjuk batas. Nanti akan dilaksanakan di tahun ini, sekalipun masih dalam sengketa atau masalah, kita berusaha mengukurnya nanti di temnpat,” jelasnya.

Pihaknya juga berterima kasih kepada Pemerintah Kota Baubau yang telah berperan dalam penyerahan sertifikat tanah milik masyarakat. Sertifikat ini sedianya akan diserahkan oleh Presiden RI, namun karena ada halangan, maka penyerahan dilakukan oleh Walikota Baubau.

“Kami juga memohon maaf karena baru saat ini penyerahan sertifikatnya. Kami masih menunggu informasi kedatangan presiden, tapi beliau belum sempat hadir untuk berkenan menyerahkan sertifikat kepada masyarakat,” tukasnya. (#)

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version