F5.3 Sekretaris Dinkes Baubauuuuuuuuuuu

Peliput: Arianto W

BAUBAU, BP- Dinas Kesehatan (Dinkes) Baubau cegah penyebaran penyakit Kusta atau Lepra, yang disebabkan oleh serangan bakteri Mycobakterium Leprae dengan menjalankan program sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Dinkes Baubau Amrin Taone saat dikonfirmasi Baubau Post pada, Jumat (19/04).

Dikatakannya, Kusta merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri ini memerlukan waktu 6 bulan hingga 40 tahun untuk berkembang di dalam tubuh. Tanda dan gejala kusta bisa saja muncul 1 hingga 20 tahun setelah bakteri menginfeksi tubuh penderita.

Perlu ditekankan bahwa kusta adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan seseorang tidak akan tertular kusta hanya karena bersalaman dengan penderita, duduk bersebelahan dengan penderita, duduk bersama di meja makan, atau bahkan berhubungan seksual dengan penderita. Kusta juga tidak ditularkan dari ibu ke janin.

Namun, ada beberapa faktor-faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang untuk menderita penyakit tersebut. Diantaranya, melakukan kontak fisik dengan hewan penyebar bakteri kusta tanpa sarung tangan. Hewan perantara tersebut di antaranya adalah armadillo dan simpanse, kemudian bertempat tinggal di kawasan endemik kusta, serta memiliki kelainan genetik yang berakibat terhadap sistem kekebalan tubuh.

” Penyakit Kusta merupakan penyakit yang menyerang kulit, sistem syaraf parifer, selaput lendir pada saluran pernafasan atas, serta mata. Kusta juga bisa menyebabkan luka pada kulit, kerusakan syaraf, melemahkan otot sehingga mati rasa,” jelasnya.

Untuk mencegah terjangkitnya serangan penyakit Kusta dilingkup wilayah Kota Baubau, pihak Dinkes Baubau selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pemicu dan dampak dari penyakit tersebut. Kemudian, masyarakat diimbau untuk menjaga pola hidup sehat, dengan tujuan agar sistem kekebalan tubuh dapat terjaga dengan baik dan stabil.

” Petugas kami memberikan penjelasan kepada mereka akan pentingnya pola hidup sehat, sehingga mereka terhindar dari serangan penyakit kusta,” tutupnya (*)

Visited 2 times, 1 visit(s) today