Site icon BAUBAUPOST.COM

Upaya Balik Nama, Halte Kawalingka Segera Difungsikan

F01.4 Halte kawalingka di Kampus Unidayan

BAUBAU, BP – Halte Kawalingka yang tersebar di beberapa titik di Kota Baubau hingga saat ini belum berfungsi. Akhirnya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Baubau mengambil inisiatif dengan membuat faktur balik nama agar halte ini dapat difungksikan.

Kadishub Kota Baubau Idrus Taufik Saidi mengatakan, faktur balik nama atau penyerahan dari Kementerian Perhubungan ke Kota Baubau, telah diupayakan di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah, kita sudah ambil fakturnya di Sunter, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara,” ungkapnya saat ditemui Selasa (09/07).

Lanjut Idrus, sebelum mengantongi faktur tersebut, pihaknya telah mengurus berbagai keperluan di dialer terkait bus yang akan terkoneksi dengan halte kawalingka, kemudian ke Samsat hingga Direktorat Lalu Lintas sampai akhirnya mengantongi faktur tersebut. Karena bus yang akan beroperasi itu masih bersatus bus Kemenhub, olehnya itu pihaknya mengambil solusi membuat faktur balik nama tersebut.

Menurutnya, suatu instansi tidak boleh melakukan kegiatan tanpa memiliki alas hak atau ada lembaga pengelolaanya. Setelah melakukan diskusi, pihaknya menunjuk koperasi untuk badan pengelolanya agar secepatnya dioptimalkan.

“Kemarin kita sudah ketemu dengan Kadis Koperasi, kita buatkan lembaganya itu, setelah itu baru kita eksen,” katanya.

Lanjut mantan pimpinan Diskominfo ini menuturkan, tantangan ke depan telah diperhitungkan dengan matang, mulai dari sopir mobil angkutan kota dan para tukang ojek. Bus ini tidak mengambil penumpang di tempat lain, hanya di halte kawalingka.

“Dia tidak akan mengganggu jalur pete-pete dan ojek, karena bus akan berhenti pada titik-titik yang ditentukan,” tuturnya.

Kendati demikian kata dia, selama ini dengan kehadiran bus itu telah dimanfaatkan sebagaimana mestinya untuk kepentingan umum. Mulai dari, mobilisasi untuk wisatawan mancanegara, untuk masyarakat dan untuk anak sekolah atau mahasiswa.

“Kita tidak berikan syarat umum dalam penggunaan bus tersebut, mereka hanya bisa membantu kita juga masalah bahan bakar, tapi bus itu tidak untuk disewakan,” tutupnya.

Peliput : Asmaddin

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version