BAUBAU, BP- SMPN 6 Baubau sejak lama telah mengajukan usulan perbaikan pagar ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Baubau. Namun, hingga saat ini usulan tersebut belum mendapatkan realisasi dari pihak pemangku kebijakan.
Kepala SMPN 6 Baubau La Haris saat dikonfirmasi Baubau Post pada beberapa waktu lalu, menjelaskan secara keseluruhan kondisi pagar sekolah telah hancur total, baik pagar halaman depan maupun belakang. Hal itu rupanya telah membukakan peluang untuk siswa melakukan aksi bolos sekolah.
” Ada satu dua siswa yang membolos, maklum jika anak-anak keluar karena tidak ada pagar. Namun kalau ada pagar maka akan susah bagi merela untuk keluar,” jelasnya.
Menanggapi fenomena itu, pihak sekolah segerah mengusulkan bantuan perbaikan pagar guna meminimalisir kecenderungan siswa melakukan aksi bolos saat jam sekolah sedang berlangsung. Kendati demikian, usulan tersebut belum dapat direalisasikan hingga tahun ini.
” Kami usulkan perbaikan pagar sekolah, karena semuanya sudah roboh. Kalau ada pagar sekolah, maka akan sulit bagi siswa melakukan aksi bolos,” tutupnya (*)
Peliput: Arianto W
