BAUBAU, BP- Dinas Koperasi dan UKM Kota Baubau melakukan pendampingan agar unit koperasi dapat berjalan sesuai dengan petunjuk dan peraturan. Untuk itu pihaknya selalu mengadakan kegiatan sebagai pembinaan bagi koperasi di Kota Baubau.
“Jadi kita selalu mengadakan bentuk pelatihan, kemudian sosialisasi bagai segi neraca pembukuan dan sebagainya, ini selalu dilakukan setiap tahun baik dari Kementerian Koperasi, Dinas Koperasi Sultra maupun kota,” katanya Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Baubau H Yakub ditemui Rabu (31/07).
Lanjutnya, pembinaan yang dilakukan oleh pihaknya tidak menelan anggaran yang begitu besar. Jika ditotal mencapai Rp 124.428.300.
“Aggaran pembinaan terbagi ada tiga bagian yang pertama monitoring, evaluasi dan pelaporan anggaranya sebesar Rp 19.937.300, pembinaan peningkatan kualitas koperasi kisaran Rp 67.033.800 dan penertiban nomor induk koperasi kisaran Rp 37.457.200, semuanya per triwulan aggaran kita ini,” urainya.
Yakub mengatakan, anggaran untuk pembinaan koperasi diaggarkan melalui APBD Kota Baubau. Dalam angaran tersebut pihaknya akan berupaya agar koperasi semakin berkembang ke depannya.
Pihaknya mengakui APBD yang tersedia saat ini masih sangat terbatas. Namun Dinas Koperasi dan UKM Kota Baubau akan memaksimalkan anggaran yang tersedia.
“Kalau tidak didukung dengan anggaran untuk pembinaannya, maka tidak ada gunanya. Kita mau turun cek lapangan memerlukan biaya, oleh karena itu memang tidak besar tapi dan kita juga sudah syukuri, mudah-mudahan tahun-tahun mendatang bisa bertambah,” ujarnya.
Selain itu pihaknya berharap, dengan anggaran pembinaan yang tersedia, dapat membangkitkan koperasi di Kota Baubau. Sehingga diupayakan semua koperasi yang ada di Kota Baubau tetap hidup dan apabila ditemukan koperasi yang tidak dapat lagi dibangkitkan maka akan dibekukan
“Inilah yang selalu perlu pendampingan, perlu pembinaan, kalau memang bisa kita hidupkan kita upayakan, kalau tidak bisa kita melakukan pembekukan dan pembubaran,” pungkasnya. (#)
Peliput: LM Syahrul

