Site icon BAUBAUPOST.COM

Baubau Digenjot Jadi Pusat Maritim

F4.1 Sosialisasi peningkatan ekspor produk perikanan di salah satu hotel di Kota Baubau
Tingkatkan Ekspor Perikanan

BAUBAU, BP- Bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sultra, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau terus meningkatkan ekspor produk pertaniannya.

Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse menyebut, keunggulan Kota Baubau saat ini ada di sektor perikanan. Untuk itu, pemkot kini tengah berupaya menjadikan Kota Baubau sebagai kota pusat maritim di wilayah Indonesia Timur sacara umum.

Hal itu diungkapkan Monianse saat membuka resmi Sosialisasi Peningkatan Ekspor Produk Perikanan di salah satu hotel di Kota Baubau, senin (05/08). Ia juga menyebut, Kota Baubau memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik.

“Sesungguhkan kita punya peluang. Bapak walikota ingin menjadikan Kota Baubau pusat maritim. Keunggulan utama Baubau itu adalah sumber daya manusianya,” ungkapnya.

Orang nomor dua di Kota Baubau itu menjelaskan, ada dua hal utama yang perlu diperhatikan dalam meningkatkan ekspor produk perikanan, yakni kebijakan pemerintah dan kapasitas pelaku usaha. Sehingga diperlukan sinergi kebijakan antara Pemerintah Pusat, provinsi dan daerah.

“Dalam meningkatkan hasil ekspor, paling tidak ada dua hal, yang pertama tentang kebijakan pemerintah, yang kedua adalah peningkatan kapasitas pelaku ekspor. Antara kebijakan itu, perlu sinergi antara pusat dan daerah,” jelasnya.

Monianse juga menyebut, ada empat daerah di Indonesia yang hasil ekspor produk perikanannya baik, dan Kota Baubau masuk di dalamnya. “Pertama di ujung bagian sumatera, yang kedua di bagian jawa, di bagian kawasan Imtengah itu diperankan oleh Kota Baubau, dan kawasan timur oleh Manokwari Selatan,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Luar Negeri Disperindag Provinsi Sultra, Sapoan selaku penyelenggara kegiatan mengatakan, kegiatan tersebut tidak terfokus pada produk perikanan saja, tetapi juga produk-produk potensial lainnya di Kota Baubau.

“Ini untuk seluruh produksi di baubau, termasuk perkebunan, industri kecil lainnya, dalam upaya meningkatkan produksi ekspor pengusaha kita,” katanya kepada sejumlah wartawan.

Ia menyebut, kegiatan tersebut sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada pelaku ekspor guna meningkatkan produktifitasnya. “Para pelaku ini harus ditingkatkan kapasitasnya. Karena memang banyak juga yang tidak tahu seperti apa mekanisme ekspor ini, makanya di sini kita beri pemahaman,” pungkas Sapoan. (*)

Peliput: Gustam

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version