Site icon BAUBAUPOST.COM

Unhas dan UM Buton Gelar Konferensi Internasional

F01.8

Rektor Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu, dan Rektor UM Buton Dr WaOde Al Zarliani, saat menjadi keynote speaker dalam konferensi internasional tentang penelitian

MAKASSAR,BP- Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dan Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) menggelar Konferensi Internasional dengan tema The First International Conference of Interdiciplinary Research on Green Environment Approach for Sustainable Development (ICROEST) 2019. Kegiatan ini dipusatkan di Aula Prof. Dr. Fachrudin Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar akhir pekan lalu.

Dalam press realisnya Humas UM Buton, Ansar Suherman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak-lanjut hasil kerjasama antara Universitas Hasanuddin, Makassar dan Universitas Muhammadiyah Buton di bidang Penelitian dan publikasi hasil-hasil riset di kedua institusi perguruan tinggi tersebut.

Hadir sebagai Keynote speaker Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, M.A., Rektor UM Buton Dr. Wa Ode Al Zarliani, M.M., dan Direktur Pusat Manajemen Publikasi Unhas Muhammad Arsyad, Ph.D., dengan empat orang invited speaker yakni Prof. Yoshio Kawamura (President Kyoto Prefectural Collegeville of Agriculture Japan), Dr. Eng. Ir. Ilham Bakri S.T., M.Sc. (Work Design, Ergonomic and Enginering Safety Lab, Industrial Engirening Department, Unhas), Abigail Moore (British Research Fellow), dan Guo-Jhong Moh (Leader of Taiwan Tchnical Mission in the Republik of Indonesia International Cooperation and Development Fund-ICDF).

“Menjadi bagian dari tanggung jawab Unhas sebagai salah satu PTN terbesar di Indonesia untuk senantiasa Mengambil peran dalam memajukan kuantitas dan kualitas riset dan publikasi para dosen, dan kegiatan hari ini adalah bagian dari tindak-lanjut kerjasama kami dengan UM Buton,” kata Ansar mengutip pernyataan Rektor Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA.

Selain pemaparan dari para Keynote speakers dan invited speakers, sesi dilanjutkan dengan parralel session untuk setiap topik yang berisi penyajian artikel dari masing-masing pemakalah yang berpartisipasi dalam konferensi tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, kata Ansar, UM Buton mengirimkan 27 artikel yang nantinya akan dipublikasikan pada prosiding bereputasi terindeks Scopus.

“Internasionalisasi hasil-hasil riset melalui publikasi pada jurnal dan prosiding bereputasi adalah keniscayaan, tuntutan, dan kewajiban bagi para dosen. Dan ini menjadi program utama saya sebagai pimpinan di UM Buton, saya terus mendorong dan semaksimal mungkin memfasilitasi rekan-rekan dosen di UM Buton untuk terus produktif meneliti dan menulis,” kata Rektor UM Buton, Wa Ode Al Zarliani seperti yang disampaikan Ansar Suherman.

Dikatakan, sejak kepemimpinan Rektor UM Buton sebelumnya (Dr. Suriadi-red) peringkat penelitian UM Buton berhasil menembus kluster Madya yang sebelumnya masih berada di kluster Binaan. Untuk itu, pihaknya akan terus berupaya untuk menaikan status kluster dengan memaksimalkan kualitas rest dan penelitian di tingkat kampus UM Buton.

“Capaian kluster penelitian di level binaan yang dicapai kepemimpinan sebelumnya harus dipertahankan bahkan kita berupaya mencapai kluster Mandiri dan hanya ada satu jalan yakni meningkatkan jumlah publikasi dan yang terpenting adalah kualitas dari hasil riset dan publikasi pada jurnal terakreditasi atau jurnal internasional bereputasi,” kata Al Zarliani yang biasa di sapa Ibu Ani.

Sementara itu, Direktur Pusat Manajemen Publikasi Unhas Arsyad mengatakan, kerjasama antara Unhas dan UM Buton sebelumnya telah dilakukan oleh kedua pihak dalam bidang penulisan artikel internasional dan peningkatan kualitas manajemen penerbitan jurnal internal.

“Kerjasama dengan UM Buton hari ini bukanlah yang pertama kalinya, sebelumnya kami juga sudah terlibat bersama membantu teman-teman dosen dalam pelatihan-pelatihan penulisan artikel internasional dan workshop dengan para pengelola jurnal program studi yang ada di UM Buton,” ungkapnya.

Bahkan saat ini, sudah ada 5 jurnal di UM Buton yang sedang dalam tahap akreditasi menjadi jurnal nasional terakreditasi, yakni Jurnal Hukum: Volkgeist, Jurnal Pengabdian: Membangun Negeri, Jurnal Ilmiah Akuntasi-Manajemen, Kybernan: Jurnal Studi Kepemrintahan dan Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi.

Laporan: Hasrin Ilmi

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version