Kendari, BP – Menjelang Idul Adha, PT Pertamina Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga distribusi Liquified Petroleum Gas (LPG) di wilayah penyebarannya, Kegiatan tersebut digelar melalui operasi pasar di beberapa wilayah Sultra.
Pertamina sebelumnya telah memprediksi peningkatan konsumsi LPG untuk tabung 3 Kg bersubsidi di Sultra. Peningkatan tersebut sebesar 147 Metrik Ton (MT) perhari atau setara 49 ribu tabung 3 kg, dari rata-rata konsumsi harian normal sebesar 137 MT yang setara 45 ribu tabung 3 kg.
Pjs Unit Manager Communication & CSR, Ahad Rahedi menjelaskan, untuk Provinsi Sultra kegiatan operasi pasar telah berlangsung sejak tanggal 05 Agustus 2019, hingga tanggal 10 Agustus 2019 mendatang, yang difokuskan di Kota Kendari dan Kabupaten Kolaka.
“Kota Kendari sendiri untuk operasi pasar sudah didistribusikan sebanyak 1.680 tabung LPG 3 Kg yang dilaksanakan dengan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara, dalam acara Gelar Pangan Murah di Kecamatan Baruga.” tutur Ahad.
Sedangkan untuk Kabupaten Kolaka, sebanyak 5.600 LPG Tabung 3 Kg disebar melalui operasi pasar di Kecamatan Pomalaa, Kecamatan Baula, Kecamatan Wundulako, Kecamatan Kolaka, dan Kecamatan Latambaga.
Pertamina juga selalu memastikan ketersediaan LPG khususnya 3 kg yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin sesuai dengan aturan Pemerintah dan terkait hal itu, Ahad juga mengimbau agar masyarakat setempat membeli gas LPG Tabung 3 Kg di pangkalan resmi yang ada di wilayah setempat.
Ketika menemukan pangkalan yang terbukti melanggar, misalnya menjual di atas HET, menurut Ahad, masyarakat bisa langsung melaporkan ke call center Pertamina di nomor 135. Pertamina juga telah berusaha menangani hal tersebut dengan membatasi distribusi gas LPG 3 kg dari pangkalan ke pengecer, guna menghindari harga yang melonjak karena peran spekulan. Masyarakat agar meningkatkan kesadaran membeli langsung ke pangkalan.
“Jika terbukti, kami pastikan agen atau pangkalan akan diberi sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Salah satu produk LPG Non-subsidi Pertamina adalah Bright Gas, yang saat ini telah tersedia dengan berbagai ukuran yakni BrightGas 12 kg, BrightGas 5,5 kg dan BrightGas Can 220 gr. Yang paling sesuai dengan ibu-ibu rumah tangga adalah BrightGas 5,5 kg yang enteng, hemat, nyaman dan berkualitas. Sebagai produk substitusi untuk masyarakat yang mampu agar bisa beralih dari LPG 3 kg yang bersubsidi.
“Kami juga mengapresiasi masyarakat, Pemda dan aparat yang telah bersinergi meningkatkan pengawasan dan pengendalian konsumsi LPG bersubsidi,sehingga lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kuota yang ditetapkan Pemerintah,” terangnya.
Ia juga menghimbau, agar masyarakat juga bisa ikut lebih aktif lagi dalam meningkatkan pelayanan Pertamina, terutama dalam pendistribusian BBM dan LPG dengan cara menghubungi call center 135 dan email ke pcc@pertamina.com.
Peliput: Risnawati

