F4.5 Hutan Pinus SamparonaHutan Pinus Samparona

BAUBAU, BP – Hutan Wisata Pinus Samparona mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI mengucurkan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 2 miliar.

Lurah Kaisabu Baru Muslimin dikomfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan, item yang akan dibenahi untuk menggenjot pariwisata di Hutan Pinus Samparona, mulai dari perluasan lahan parkir, pembuatan jalan setapak, pembangunan kawasan kuliner, rumah telekomunikasi, rumah pohon serta sumber air bersih.

“Di akhir 2019 kita sudah akan lihat hasilnya,” jelasnya.

Saat ini wahana yang telah tersedia yakni flying fox, paint ball, tempat memanah, sepeda di atas tali, rumah pohon, menara hammock, serta beberapa spot untuk berswafoto. Pihaknya memberdayakan Karang Taruna setempat sebagai pengelola.

Sementara untuk bagi hasil, pengelolaan wisata akan diatur pemerintah melalui regulasi antara Kehutanan, Dinas Pariwisata serta Karang Taruna. “Nanti akan dibahas secara detil berapa persen untuk pengelola dan berapa untuk setoran PAD maupun kepada Kehutanan,” sebutnya.

Selain itu, jika pembangunan tahap pertama tahun ini sudah rampung, maka pengembangan wisata ini akan terus dilanjutkan. Bahkan tahun berikutnya pemerintah pusat akan kembali mengalokasikan dana tambahan.

“Insya Allah tahun depan akan dilanjutkan karena lahan ada 50 hektar, ” katanya.

Selain murah, Hutan Pinus Samparona merupakan sarana wisata yang cukup terjangkau bagi masyarakat. Selain lokasinya yang tidak terlalu jauh dari pusat Kota Baubau, tempat wisata ini menawarkan sejumlah wahana menarik bagi pengunjungnya. (**)

Peliput: Zaman Adha

Visited 2 times, 1 visit(s) today