-AS Tamrin: Generasi Mudah Harus Menjadi Ujung Tombak Pembangunan Persatuan Bangsa
BAUBAU, BP- Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau sukses menggelar Pengukuhan 96 Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tahun 2019, di Rumah Jabatan Walikota, Jumat (16/08).
Dalam sambutannya, Walikota Baubau Dr H AS Tamrin MH mengucapkan selamat atas terpilihnya putra-putri terbaik anggota Paskibraka Kota Baubau. Peserta yang terekrut dinilai memiliki keistimewaan, tidak hanya menjadi pasukan pengibar benderah merah putih saat Upacaran Dirgahayu Kemerdekaan RI, melainkan juga mampu menunjukan keteladanan yang berprestasi, berdisiplin, dan bermoral serta memiliki jiwa Nasionalisme yang tinggi.
Untuk itu, ia mengimbau seluruh anggota Paskibra agar cenderung menjadi generasi mudah yang memiliki terget masa depan cemerlang. Melalui penguasaan ilmu pengetahuan, memiliki integritas, kepribadian baik, iman yang kokoh, jiwa yang tegar, dan pantang menyerah serta mampu berjuang menjadi ujung tombak pembangunan persatuan bangsa demi kemajuan Kota Baubau.
Ia berharap anggota Paskibra dapat memberi pengaruh positif, baik untuk masyarakat dilingkungan sekitar maupun dalam pergaulan sosial. Melalui momentum itu, AS Tamrin mengucapkan terima kasih kepada orang tua peserta Paskibra atas dorongan serta motivasi yang diberikan selama ini.
Tidak hanya itu, ia juga berterima kasih kepada para pembina, pembimbing, dan pelatih Paskibraka atas segala usaha yang disertai dengan kesabaran hati yang tulus dalam prosesi pelatihan. Ia berpesan jika terjadi kesalahan dan kekeliruan, semoga menjadi pelajaran bakal menjadi evaluasi perbaikan di masa yang akan datang.
” Terima kasih kepada orang tua anggota Paskibraka yang telah memberikan dorongan dan motivasi kepada anak-anak kita, sehingga diharapkan mereka mampu melaksanakan tugas sebagai anggota Paskibraka. Terima kasih kepada para pembina, pembimbing, dan pelatih atas segala usaha serta kesabaran dalam membimbing putra-putri kita dalam prosesi latihan. Apa bila ada kesalahan dan kekeliruan semoga dapat dijadikan pelajaran dimasa yang akan datang,” tutupnya (*)
Peliput: Arianto W

