Site icon BAUBAUPOST.COM

Kapus Kioko : Tidak Ada Ancaman Wartawan Baubau Post

F01.1 Daswati SKM saat menemui Pemred Baubau Post

Daswati SKM saat menemui Pemred Baubau Post

BAUBAU, BP- Terkait adanya tindakan pengancaman Kepala Puskesmas Kioko Daswati kepada wartawan Baubau Post, Kasrun yang termuat dalam edisi Senin (12/08), saat akan menanyakan pelayanan Puskesmas Koiko diakui hanya miskomunikasi dan tidak ada pengancaman.

Hal ini diakui Kepala Puskesmas Kioko Daswati saat wawancara langsung dengan Pimpinan Redakasi Baubau Post, Prasetyo M di salah satu resto di Kota Baubau akhir pekan lalu.

” Sebenarnya saya tidak ada tujuan untuk mendiskriminasi wartawan, cuman saya lihat di situ (pemberitaan-red) kita ada perbedaan persepsi tentang jam kerja. Karena digambar saya lihat dia datang jam 14.13 wita tidak ada orang, saya memang agak keras itu karena memang kami pulang dari Puskesmas itu nanti jam 14.00 wita baru kami pulang,” kata Daswati.

Dikatakan, hari kerja di Puskesmas Kioko adalah enam hari jam kerja yakni pada pukul 07.30 wita hingga pukul 14.00 wita, hari jumat yakni pada pukul 07.30 wita hingga pukul 11.00 wita.

” Kalau Sabtu sampai jam 13.00 wita pelayanan di Poli, tapi tetap kita pulang pada pukul 14.00 wita, karena kita masih kerjakan administasinya,” terangnya.

Sehingga kata Daswati, jika permesalahan tersebut tersebut hanyalah perbedaan persepsi dan tidak ada niat untuk mengintimidasi kerja wartawan Baubau Post.

Saat ditanya terkait sejumlah komentar di media sosial, yang menyatakan jika pihaknya telah melapor di pihak berwajib, Daswati membatah jika telah melapor di kepolisian. Ia sebagai pejabat publik dan orang tua menanggapi permasalahan ini dengan bijaksana.

” Ada orang bilang melapor dikepolisian, saya bilang saya tidak pernah melapor dikepolisian, bahwa statement apa pun saya tidak pernah lakukan itu, orang ribut diluar saya tidak pernah mengeluarkan statement apapun, karena saya melihat itu tadi (miskomunikasi-red), setelah saya lihat 14.13 wita tidak ada siap-siapa dipuskesmas, berarti ini salah persepsi,” ungkapnya.

Untuk itu, kata Daswati dengan adanya ruang dan hak jawab dari koran Baubau Post pihaknya berharap masalah ini tidak dibesar besarkan lagi. Bahkan, pihaknya mengaku mengambil hikmah darikejadian ini sehingga kemitraan yang terjadi bisa saling memberikan kontribusi.

“Sekali lagi saya tegaskan ini hanya miskomunikasi, mungkin ada hikmah dari kejadian ini agar kita saling mendukung sebagai mitra kerja yang baik. Kami siapa melayani dan wartawan melaksnakan tugasnya sesuai dengan koridor yang ada,”tutupnya.

Sementara itu, Direktur Baubau Post Hasrin Ilmi menyambut baik langkah yang ditempuh oleh Kepala Puskesmas Kioko, Daswati yang beritikat baik langsung ke Baubau untuk melakukan klarifikasi sehingga masalah ini bisa diselesaikan dengan koridor yang ada.

“Niatnya kitsa sambut dengan baik, dan kita siapkan ruang untuk memberikan hak jawab atau klarifikasi terkait pemberitaan yang sebelumnya. Saya berharap miskomunikasi yang terjadi sudah bisa diluruskan karena sebagai wartawan kami bertugas untuk memberikan penyampaian luas kepada masyarakat, baik itu pelayanan dan capain pembangunan pemerintah yang sudah jalan,”tutupnya.

Peliput: Zaman Adha

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version