-
Asik Nongkrong di Benteng Keraton Saat Jam Belajar
BAUBAU, BP- Satuan Polisi Pamong Praja(Satpol PP) Baubau kembali mengamankan sedikitnya empat orang siswa di seputaran Benteng Keraton Buton saat jam belajar selasa (20/08). Empat siswa ini masih tercatat sebagai siswa di salah satu SMK di Kota Baubau yang sedang asik nongkrong.
Kasat Pol PP Kota Baubau melalui Kabid Ketertiban dan Ketentraman Muh Husni Ganiru SH saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di ruang kerjanya kemarin membenarkan mengamankan empat siswa tersebut saat nongkrong saat jam belajar.
Dikatakan, razia empat siswa ini dilakukan tanpa sengaja karena teman teman dari Sat Pol PP melaksanakan patroli ketentraman dan ketertiban di wilayah benteng keraton.
“Ternyata setelah menelusuri benteng keraton mereka mendapatkan siswa-siswa yang lagi kumpul yang kemudian mengudang kecurigaan sehingga melakukan pemeriksaan teryata adik-adik siswa ini tidak masuk sekolah dan bolos,” kata Husni.
Setelah diketahui bolos sekolah maka anggota langsung mengeledah ke emapat siswa tersebut, termasuk Handphon (HP) yang dimiliki siswa langsung diperiksa. Sungguh ironis semua HP yang dimiliki siswa tersebut berisi konten dewasa yang seharusnya belum pantas untuk melihatnya.
“Kemudian teman-teman mencoba memeriksan hp yang merekah pegang isinya sama dengan beberapa waktu lalu juga berisi film konten-konten dewasa sehingga langsung kita amankan di Satpol PP selanjutnya kita akan koordinasi dengan keluarganya kemudian kita kembalikan di sekolahnya untuk di lakukan pembinaan,” ujarnya
Untuk itu, kata Husni, pihaknya berharap kerjasama dengan sekolah untuk melakukan pembinaan. Termasuk melakukan pemeriksaan Hp yang dimiliki siswa di sekolah. Sehingga bisa meminimalisir konten konten dewasa yang bisa merusak moral siswa.
“Kalau hanya mengharapkan kegiatan razia teman-teman satpol PP tidak mungkin berhasil. Makanya untuk melihat hal-hal seperti ini harusnya pihak sekolah secara tegas bagaimana pengunaan hp, pihak orang tua juga harus lebih ketat mengontro anak-anak dalam penguna Hp,” jelasnya.
Setelah dilakukan introgasi pihaknya menemukan alasan dari siswa yang bolos dan pada akhirnya pihaknya akan mengembalikan merekah di sekolahnya masing-masing untuk di tidak lanjuti oleh pihak sekolah untuk melakukan pembinaan bagi siswa yang bolos di jam belajar.
Peliput: LM Syahrul

