BAUBAU, BP- Polemik di wilayah Indonesia Timur khususnya Papua beberapa pekan terakhir, masih mencuri perhatian publik. Sejumlah tokoh mulai angkat bicara. Di Kota Baubau, Wakil Walikota (Wawali) La Ode Ahmad Monianse berharap konflik yang diduga melibatkan isu SARA itu secepatnya direda.
Harapan itu diungkapkan Monianse dalam sambutannya saat menghadiri dan membuka resmi Dialog Kebangkitan lingkup Kota Baubau, di salah satu hotel, senin kemarin (26/08).
“Kejadian beberapa minggu terakhir di bagian sebelah Timur Indonesia, mudah-mudahan sesegera mungkin diselesaikan. Dan kepada kita yang berada di belahan Indonesia lainnya, mari belajar dari itu untuk tetap menjaga NKRI,” ungkapnya.
Saat dikonfirmasi Baubau Post seusai dialog, Monianse menilai, pemicu utama konflik tersebut adalah ketidak dewasaan masyarakat dalam menyaring informasi. Sehingga timbul persepsi-persepsi yang memprovokasi.
“Kita sangat berharap bahwa kita sebagai suatu bangsa yang utuh, segala informasi yang datang dari luar, mari kita saring dengan baik, jangan sampai itu menimbulkan persepsi yang keliru,” tuturnya.
Orang nomor dua di Kota Baubau itu menegaskan, agar masyarakat lebih jeli menganalisa setiap informasi yang beredar. Sehingga tidak memicu kesalah pahaman.
“Sebisa mungkin, dengan kedewasaan kita, untuk menyikapi informasi yang beredar,” pungkas Monianse. (*)
Peliput: Gustam

