Untuk Aktifitas Pelayaran
BAUBAU, BP-Kantor Unit Peyelangara Pelabuhan Kelas 1(UPP) Baubau selalu berpatokan dengan BMKG untuk mengetahui perubahan cuaca agar kapal-kapal antar pulau tetap melakukan aktifitas berlayarnya menuju daerah tujuan.
Kepala Unit Peyelangara Pelabuhan Kelas 1(UPP) Baubau Muh Irfan Selasa(27/08) Saat di Konfirmasi di rungan kerjanya mengatakan antara kapten masing-masing kapal laut antar pulau sudah saling komunikasi untuk mengetahui cuaca di luar.
“Nahkoda kita dan penguna jasa-jasa atau agen saling koordinasi dan memberikan informasi bagi kapal yang baru tiba itu untuk kepada kapal yang mau baru mau jalan,” katanya kepada Baubau post.
Dikatakan, pihaknya sering melakukan kunjugan dan memberinformasi di setiap kapal antar pulau yang akan melakukan berlayar agar selalu di perhatikan keselamatan berlayarnya apa bila menghadpi cuaca buruk di perjalanan.
“Misalnya kapal-kapal tradisional atau kapal kaya antar pulau,petugasnya kami itu sebelum memberikan surat persetujuan berlayar itu merekah itu kekapal langsung ketemu kepada nahkoda dan memberikan himbawan-himbawan kalau misalnya kapal sementara berlayar tibah-tibah ada perubahan cuaca buruk, yah di himbau untuk berlindung di pulau-pulau terdekat,” ungkapnya
Pihaknya juga sudah melakukan penghimbawan terhadapat para kapten kapal agar selalu di perhatiakn terhadap kesehatan agar selalu fit dalam menjalankan aktifitas berlayarnya.
“Untuk mengantisipasi kepada nahkoda dan pemilik kapal selalu mengecek kondisi cuaca di luar dan menjaga kesehatan dan menjaga fisik sebelum berlayar,karena dengan kondisi fisik yang lagi lelah jagan di paksakan,” ujarnya
Ada beberapa Pulau yang di jadikan spot untuk bertedu apa bila mendapatkan cuaca buruk setiap kapal yang akan melakukan berlayar agar bisa menepi hingah cuaca membaik.
“Ada tiga tempat yang kami bikin surat edaran, tapi kebanyakan itu di pasar wajo kebanyakan berlindung.Memang di situ agak tenang karena di situ termaksut daerah teluk,” Pungkasnya. (#)
Peliput: LM Syahrul

