F01.6 Asisten II Setda Sultra Suharno diampingi Kepala Kanwil BPN Sultra Ir Kalvin Andar Sembiring secara simbolis menyerahkan sertifikat tanahAsisten II Setda Sultra Suharno diampingi Kepala Kanwil BPN Sultra Ir Kalvin Andar Sembiring, secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah

KENDARI, BP – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), telah melaksanakan Program Strategis Nasional 2019 berupa Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL), dengan menerbitan Sertifikat Tanah sebanyak 88.284 setifikat dan memetakan 14.359 bidang tanah.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah BPN Sultra Ir Kalvin Andar Sembiring dalam sambutan di acara Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat yang diselenggarakan di Lapangan Benua-Benua Kota Kendari, Senin (09/12).

“Dan kita juga ditargetkan melaksanakan pemetaan bidang tanah diseluruh Provinsi Sulawesi Tenggara mencapai angka, seratus dua puluh sembilan ribu tujuh ratus empat puluh tiga bidang, untuk membuktikan Sulawesi Tenggara berhak di 2020,” kata Kalvin dalam sambutannya.

Dikatakan, pihaknya juga telah melaksanakan konsolidasi sebanyak 100 bidang tanah, sertifikasi Badan Milik Negara (BMN) sebanyak 11 bidang, usulan HPL transmigrasi sebanyak 1.592 (Ha), serta Retribusi Tanah Obyek Landrefrom sebanyak 31.372 bidang.

“Kegiatan hari ini adalah penyerahan sertifikat hasil PTSL 2019, yang dimulai penyerahannya oleh Presiden pada tanggal 2 Maret 2019 sebanyak 5.000 bidang,” ungkapnya.

Lanjut kata Kalvin, saat ini ada 1000 bidang sertifikat hak yang telah dibagikan, di antaranya Kota Kendari sebanyak 800 bidang, meliputi tiga kelurahan, yakni Kelurahan Rahandouna 350 bidang, Watulondo 250 bidang dan Punggolaka 200 bidang. Untuk Kabupaten Konawe diberikan ke Desa Talaga sebanyak 100 bidang dan Kabupaten Konawe Selatan di Desa Mowila sebanyak 100 bidang.

“Selain itu, pada kesempatan ini juga diserahkan sertifikat Rumah Ibadah di Kota Kendari sebanyak tiga bidang dan di Konsel sebanyak 1 bidang. Sertifikat tanah instansi pemerintah sebanyak empat bidang di Kota Kendari,” urainya.

Saat ini BPN merilis setiap tahunnya target PTSL mengalami penambahan rata-rata 2 juta per tahunnya, untuk tahun 2017 sebanyak 5 juta bidang tanah, tahun 2018 sebanyak 7 juta bidang, dan tahun 2019 sebanyak 9 juta bidang.

“ Hingga tuntas tahun 2025, di seluruh Indonesia,demikian halnya di Sultra diperkirakan mencapai 1,89 juta bidang tanah, sisanya masih terdapat sekitar 1 juta bidang tanah yang belum terdaftar, jika kita menghitung sampai tahun 2025,” tambah Kalvin.

Sementara itu Gubernur Sultra melalui Kepala Asisten II Suharno, berharap momentum penyerahan sertifikat ini dapat menjadi sebagai tonggak langkah untuk menyatukan gerak dalam melaksanakan pembangunan di segala bidang, sehingga Sultra semakin maju dan sejahtera.

“ Terlebih lagi pada tahun 2020, sebagaimana dilaporkan kepala Kanwil BPN Sultra target 2020 cukup besar, yakni 126.500 Bidang,” kata Suharno.

Kegiatan ini pula dihadiri perwakilan pimpinan Forkopimda, Sekda dan unsur pimpinan Dinas Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Kabupaten Konsel, para Sekdes, dan juga tokoh masyarakat. Penyerahan ini diberikan secara simbolis kepada 16 orang perwakilan penerima Sertifikat Hak Atas Tanah.

Peliput: Risnawati

Visited 1 times, 1 visit(s) today