Peliput: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Menanggapi aspirasi yang disampaikan petugas kebersihan (pasukan kuning, red), dewan akan melakukan dengar pendapat (hearing) dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Beberapa petugas kebersihan yang mendatangi Kantor DPRD, Kamis (08/03) merasa diperlakukan tidak adil.

Anggota DPRD Muhammad Ahadiyat Zamani mengatakan, akan menjadwalkan rapat kerja bersama DLH. Pihaknya akan mengklarifikasi beberapa hal yang dikeluhkan oleh petugas kebersihan.

“Ada pasukan kuning yang meminta kejelasan tentang hal yang dihadapinya,” katanya.

Salah satu hal yang dikeluhkan petugas kebersihan yakni mengenai adanya pemotongan upah bagi petugas yang sedang sakit. Namun pihaknya yakin DLH memiliki alasan tersendiri melakukan hal ini.

“Kami sebenarnya belum tahu status mereka seperti apa, apakah pegawai lepas, pegawai kontrak. Pasti dijelaskan dalam kontrak mereka,” terangnya.

Tuntutan lainnya yang disampaikan petugas kebersihan yakni mengenai kerusakan sarana dan prasarana kebersihan yang menghambat kinerja petugas kebersihan.

Lanjut Ahadiyat, sejumlah petugas kebersihan tersebut juga merasa tersinggung dengan perkataan salah satu staf DLH. Namun hal tersebut dianggap hanya masalah sepeleh yang dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

“Ini sebenarnya masalah sepeleh mengenai bagaimana kita berkomunikasi dengan bawahan. Seakan-akan mereka itu merasa tidak enak dengan omongan tersebut,” tutupnya. (**)

Visited 1 times, 1 visit(s) today