Peliput : Amirul
BATAUGA,BP-Kurang lebih 2000 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) pintar ditahun 2018 bakal terpasang disepanjang jalan, mulai dari Lawela, Kecamatan Batauga hingga ke Kecamatan Lapandewa
Pembangunan infrastruktur kelistrikan tersebut, Pemkab Buton Selatan bakal bekerjasama dengan investor asing dari Korea melalui perwakilannya di Indonesia, PT Abiyasa Anugra Sakti
Asisten II H Ibrahim mengatakan Pemkab Busel telah melakukan beberapa kali rapat dalam membahas pembangunan infrastruktur kelistrikan tersebut yang bakal dimulai pada tahun 2018 ini. Tetapi sebelumnya harus melalui kajian kelayakan dan manfaatnya. Anggarannya dari APBD, maka harus ada pemberitahuan ke DPRD`
“Anggaranya menelan APBD hingga Rp 62 miliar, namun ini tidak dibayar sekaligus tetapi dicicil selama tujuh tahun atau 84 bulan,” kata Ibrahim saat ditemui di ruangannya, Kamis (5/4)
Menurutnya, dengan kondisi APBD Busel yang tidak begitu besar, sementara Busel harus digenjot pembangunan infrastrukturnya untuk kepetingan masyarakat maka model investasi seperti itu dirasa lebih baik
“Jadi pihak investor akan melakukan pembangunan PJU secara menyeluruh, Pemkab Busel akan membayar secara mencicil hingga 7 tahun atau kurang lebih Rp 738 juta perbulan. Setelah lunas maka PJU itu akan menjadi aset Pemkab Busel,” ucapnya
Ditambahkannya keuntungan menggunakan PJU pintar salah satunya penggunaan daya listrik lebih hemat 60-80 persen dari PJU pada umumnya, artinya pembayaran listrik ke pihak PLN lebih ringan dan tidak begitu membebani APBD seperti daerah lain
“Sebelumnya PJU pintar ini banyak yang tidak setuju, tetapi setelah dijelaskan secara menyeluruh, semua menjadi paham dan menerimanya, agar dikerjakan dalam waktu dekat sehingga ditahun 2019 penerangan jalan umum ini dapat dinikmati oleh masyarakat,” tukasnya (*)

