Peliput: Nelvida A
BAUBAU, BP- SMPN 8 Baubau kekurangan fasilitas Lab IPA dan Bahasa, sebagai salah satu unsur pemenuhan dalam proses pembelajaran. Tidak hanya itu, kondisi pagar sekolah juga tidak berfungsi sesuai peruntukannya.
Kepala SMPN 8 Baubau Suardi SPd saat ditemui, Senin (22/04) mengatakan, saat ini pihak sekolah sangat membutuhkan bantuan terkait ketersediaan fasilitas pemenuhan Laboratorium IPA dan Bahasa yang hampir dikatakan tidak ada. Sehingga peruntukan ruangan Lab tidak difungsikan dengan baik.
” Untuk sarana prasarana gedung utama serta kelas sudah cukup. Namun ada beberapa gedung tambahan yang masih belum difungsikan karena kurangnya fasilitas seperti ruangan Lab IPA dan Bahasa,” jelasnya.
Tidak hanya itu, kondisi pagar sekolah yang didirikan sejak tahun 1992 lalu, tidak difungsikan sesuai peruntukannya. Sebab, desain yang dibuat hanya berdiri di halaman sekolah, sedangkan pada bagian kanan, kiri, dan belakang gedung tidak ada.
” Pagar sekolah kami kurang memadai, karena hanya dibangun di halaman depan sekolah sedangkan sekelilingnya tidak ada,” ungkapnya.
Melihat kondisi tersebut, seringkali Pemkot memantau keadaan sekolah untuk ditindaklanjuti dengan perbaikan. Namun saat tiba verifikasi, dinyatakan tidak lolos karena ada beberapa pertimbangan. Mengingat banyaknya sekolah dengan kondisi yang juga tidak lebih memadai dari SMPN 8 Baubau, sehingga bantuan dialihkan ke sekolah yang lebih membutuhkan.
” Sekolah kami sudah dua kali mendapat pemantauan. Namun pada saat verifikasi sekolah, kami tidak lolos,” tuturnya.
Untuk itu ia berharap agar pemerintah dapat lebih memperhatikan kondisi sekolah saat ini yang membutuhkan bantuan fasilitas dan penambahan pagar. (#)

