BAUBAU, BP- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kini intens melakukan razia terhadap pelajar yang membolos. Mulai Januari hingga Juli 2019, tercatat sudah 62 siswa yang diamankan petugas karena membolos.
“Setelah saya periksa data yang masuk untuk jumlah siswa yang kita amankan itu pelajar SMP 37 orang, SMA 25 orang. Dari pelajar SMP itu ada pelajar putri 11 orang sudah total yang kita kaji sampai sekarang ini,” jelas Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Muh Husni Ganiru ditemui Kamis (01/08).
Lanjutnya, razia yang dilakukan Satpol PP setiap harinya berdasarkan laporan masyarakat. Pasalnya tindakan membolos siswa ini cukup membuat masyarakat geram dan resah.
“Analisa kami di lapangan, seandainya kami rutin kami melakukan razia mungkin berkali kali lipat jumlahnya dari itu,” ujarnya.
Pihaknya mengakui, tidak akan mampu untuk menangani seluruh persoalan siswa membolos di Kota Baubau karena keterbatasan personel di lapangan. Sehingga diperlukan peran seluruh instansi terkait maupun masyarakat untuk menangani masalah ini.
“Kalau semuanya itu diserahkan kepada Satpol PP untuk menangani semua, kami bisa kewalahan, karena terus terang saja Satol PP juga banya kegiatan yang lain yang harus kami laksanakan,” terangnya.
Untuk itu pihaknya berharap, ada tindakan tegas dari masing-masing sekolah untuk mencegah siswanya berkeliaran di jam pelajaran. Selain itu, perlunya dilakukan pemeriksaan barang bawaan siswa, termasuk ponsel karena beberapa waktu lalu ditemukan konten dewasa di salah satu ponsel milik siswa yang terjaring razia bolos.
“Dari sekian banyak siswa yang kita sita barang buktinya di dalam tasnya juga kemarin ada obat-obatan, rokok, dan di dalam handphone ada film dewasa dan itu banyak sekali ,” bebernya. (#)
Peliput: LM Syahrul

