Ketua Komisi II Mazlin

Peliput : Kasrun — Editor: Ardi Toris

Buranga,BP-Pandemik Covid 19 yang berasal dari Wuhan Cina saat ini menghatui masyarakat Kabupaten Buton Utara. Ironisnya Pemerintah Kabupaten Buton Utara terkesan tidak serius menangani wabah virus Corona.

Penilaian itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Buton Utara Mazlin kepada Wartawan media ini, Minggu (29/03)

Menurut Mazlin, berdasarkan hasil pantauan DPRD Buton Utara pada tanggal 28 Maret 2020 di Puskesmas Wakorumba Utara, hampir sebagian besar Puskesmas dan Posko pemeriksaan tak punya masker, dan parahnya Alat Pelindung Diri (APD) bagi Petugas Medis tidak ada.

Selain itu, Kata Komisi II ini, insentif bagi petugas medis juga belum jelas, padahal petugas medis sudah bekerja setiap saat.

“Ini temuan kami di lapangan. Makanya saya menilai pemerintah tidak serius menangani wabah Corona,”katanya.

Mazlin membeberkan salah satu bukti tidak seriusnya tim adalah masker N95 yang baru di pesan dan tiba di Buton Utara hanya habis di bagi-bagi untuk tim penanganan Virus Corona. Masker tersebut tidak dibagikan kepada para petugas medis yang melakukan pemeriksaan di Pelabuhan Labuan.

Selain itu, Puskesmas Wakorumba Utara belum mendapat masker.

“Sebenarnya yang akan melakukan screaning (pemeriksaan) ini siapa?. Tim BPBD atau tim medis yang ada di Puskesmas,”pungkas Mazlin.

Legislator Partai Demokrat Butur ini berharap, penanganan Virus Corona harus dilakukan dengan serius. Tim harus bekerja baik untuk kepentingan daerah ini.

Tidak hanya itu, Sekertaris DPC Partai Demokrat Butur ini menegaskan tim penanganan virus Covid -19 harus secepatnya menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas medis. Sehingga keselamatan petugas medis benar-benar terjamin.

“Tolong, Penangan virus Corona ini diseriusi. Ini bukan persoalan main-main,” tandasnya.(**)

Pin It on Pinterest