• Musrembang Perubahan RPJMD 2017-2022 Resmi Dibuka

BATAUGA,BP- Plt Bupati Buton Selatan (Busel) H La Ode Arusani membuka kegiatan Musrembang perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Busel tahun 2017-2022, di aula Rujab Bupati, Senin (11/11)

“Kegiatan Musrembang perubahan RPJMD 2017-2022 untuk bersama-sama memberikan kontribusi pemikiran dalam perumusan isu strategi, tujuan, sasaran, serta strategi dan arah kebijakan dalam menetapkan prioritas pembangunan daerah yang terurai dalam kurun waktu lima tahun dan nantinya kita pedomani dalam penyusunan dokumen tahunan,” ucap H La Ode Arusani dalam memberikan sambutan dihadapan seluruh OPD Lingkup Busel.

Dikatakan, pada undang-undang nomor 25 tahun 2004, tentang sistem perencanaan pembangunan nasional menyatakan bahwa RPJMD merupakan penjabaran dari visi-misi dan program kepala daerah yang dalam penyusunannya berpedoman pada RPJMD dan memperhatikan RPJM Nasional.

” Memuat arah kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, program OPD, dan program kewilayahan disertai dengan rencana-rencana kerja dalam kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif,” tuturnya.

Lanjutnya, saat ini pemerintah Kabupaten Buton Selatan sedang melakukan penyesuaian dalam perubahan RPJMD 2017-2022 yang mempunyai komitmen kuat untuk mewujudkan dokumen perencanaan yang transparan, akuntabel, aspiratif, tepat dan terarah.

“Perubahan RPJMD tahun 2017-2022 menjadi hal yang sangat penting dan strategis dalam upaya mewujudkan visi Buton Selatan,” jelasnya.

Sehingga untuk mencapai visi yang dimaksud, Arusani berharap seluruh OPD Busel dapat menterjemahkannya ke dalam program pembangunan pada dokumen RPJMD dan Renstra 2017-2022.

“Saya menyadari bahwa penyusunan RPJMD bukan merupakan hal yang sulit tetapi juga tidak mudah, karena dengan waktu yang singkat kita harus memotret kondisi global, nasional, regional dan daerah dengan melalui serangkaian kegiatan mulai dari konsultasi, koordinasi dan negosiasi serta jaring aspirasi,” ucapnya.

Untuk itu, diperlukan komitmen yang tinggi dari tim penyusun RPJMD, sehingga mendapatkan dokumen yang berkualitas.

“Dokumen RPJMD sebagai penjabaran visi, misi dan program kepala daerah dalam proses penyusunannya berpedoman pada RPJP daerah dan memperhatikan RPJM nasional maupun RPJM provinsi, yang nantinya dokumen ini akan menjadi pedoman dalam penyusunan rencana strategis organisasi perangkat daerah (Renstra-OPD) dan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Busel,” jelasnya

Ditambahkannya, agenda prioritas pembangunan yang telah menjadi janji politik pemerintahan saat ini, agar dikaji setiap OPD sehingga terakumulasi dalam RPJMD Busel tahun 2017-2022.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan pelaksanaan kebijakan dan agenda pembangunan kabupaten Buton Selatan hanya dapat terwujud dengan dukungan semua pemangku kepentingan. Untuk itu saya berharap agar Musrenbang perubahan RPJMD ini dapat meningkatkan kapasitas tim penyusun dalam perumusan dan pelaksanaan perencanaan penganggaran maupun kebijakan dalamkerangka regulasi yang pada akhirnya akan menghasilkan dokumen perencanaan 5 tahunan yang akurat, profesional dan akuntabel,” tukasnya

Peliput : Amirul

Pin It on Pinterest