– Walikota Sidak Pelabuhan Jembatan Batu

Peliput: Zaman Adha

BAUABAU, BP – Walikota Baubau, Drs H As Tamrin bersama rombongan, yang terdiri dari beberapa kepala SKPD, melaksanakan giat Inspeksi Mendadak (Sidak) dan monitoring terhadap kawasan pelabuhan jembatan batu, Selasa (08/11). Hal ini dilakukan untuk memantau aktivitas perekonomian di kawasan pelabuhan jembatan batu.
” Kedatangan kami disini untuk memantau langsung aktifitas bongkar muat barang dan penumpang, lapak-lapak dan kios pedagang sekitar pelabuhan, proyek penimbunan dan reklamasi fisik pelabuhan, serta pos-pos PAD retribusi pelabuhan, termasuk penyelesaian proyek penimbunan di pelabuhan jembatan batu tepatnya dibelakang Umna Rijoli Plaza,” katanya saat ditemui di kawasan jembatan batu.
Selain itu, arus transportasi laut di jembatan batu juga turut menjadi perhatian pemerintah. Penimbunan dan pembangunan finger dermaga baru pelabuhan rakyat, tengah dikerjakan dibawah naungan Dinas Perhubungan Kota Baubau.
As Tamrin juga menyambangi lapak-lapak para pedagang di kawasan pelabuhan jembatan batu untuk mendengarkan aspirasi mereka. Maraknya pungutan liar (pungli) saat ini, juga menjadi perhatian Alumnus Lemhanas ini.
“Kami juga mendengarkan aspirasi para pelaku usaha jasa angkutan laut Baubau-Wamengkoli dan Tolandona, serta para ABK dan nahkoda kapal Baubau-Kabaena-Talaga, serta memantau petugas retribusi di pos-pos PAD kawasan pelabuhan agar diarahkan menghindari Pungli yang membuat resah masyarakat Kota Baubau,” jelasnya.
Setelah memantau kondisi kawasan pelabuhan jembatan batu, As Tamrin memberikan beberapa pesan kepada SKPD yang terkait dengan segala aktivitas di pelabuhan. Kepada Kadishub Muh Salim, agar senantiasa memantau proyek fisik pelabuhan, agar sesuai aturan dan pekerjaan selesai tepat pada waktunya. Kepada Kabag Ekonomi, Ali Hasan dan Kadis Perindag, Radjlun, untuk mendata pelaku usaha di Jembatan batu agar bantuan tepat sasaran.
Selain itu, Kasatpol PP, Samsul Bahri juga diimbau agar melakukan penertiban kawasan pelabuhan dari kesemerawutan sesuai Perda. Namun yang perlu mengutamakan tindakan preventif serta asas peraturan tata ruang. Juga kepada para pedagang serta pelaku usaha angkutan laut, untuk memperhatikan kebersihan dan ketertiban kawasan pelabuhan, demi mewujudkan Kota Baubau yang bersih, tertib dan indah tata kelolanya. (*)

Pin It on Pinterest