Air Terjun Samparona di Bosowa Sepi Pengunjung

 
Peliput: Zul – Editor: Fardhyn JS

BATAUGA, BP – Air Terjun Samparona di Bosowa, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan menawarkan keindahan alamnya yang begitu asri. Meski menyuguhkan pemandangan indah air terjun Samparona itu sepi pengunjung.

Salah seorang pengunjung La Rusli, menyebut air terjun Samparona masih alami dan kurang dipromosikan. Itulah yang salah satu penyebab kurangnya pengunjung yang datang.

Selain itu, Air Terjun samparona bisa lebih indah lagi jika, pemerintah setempat ikut berkontribusi dalam meningkatkan potensi wisata yang ada. Juga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Buton Selatan.

“Pemerintah dan warga harus menjaga potensi wisata air terjun Samparona, hal ini untuk kepentingan bersama,” harapnya.

Hal senada juga dikatakan warga setempat, La Ode Hara, kata dia wisatawan yang berkunjung banyak berasal dari Kota Baubau dan akhir-akhir ini pengunjung air terjun semakin sedikit.
“Untuk pengunjung kisaran 20 bahkan lebih bila hari minggu, hari ini karena bulan Ramadan sehingga pengunjung sepi, untuk memarkir kendaraan roda dua dan empat biasanya di Bascem” ujarnya.(#)




Ramadan, Pos POM Baubau Intens Sidak

Peliput: Gustam

BAUBAU, BP – Pos Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Kota Baubau intens inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah tempat di Kota Baubau. Mulai dari distributor pangan, hingga menu takjil berbuka puasa.

Ditemui saat sidak takjil di kotamara, kamis (24/05), Koordinator Pos POM Kota Baubau Irianti Amin mengatakan, pihaknya telah sidak di beberapa tempat. Di sejumlah toko, pihaknya telah menyita beberapa produk yang kedarluwarsa dan tidak memiliki izin edar.

Sedangkan untuk takjil berbupa puasa, tidak ditemukan bahan pangan berbahaya, seperti pewarna tekstil, boraks dan formalin.

“Hari ini ada 16 sampel yang kita uji lab, terdiri dari berbagai takjik, hasilnya tidak ada temuan bahan berbahaya,” katanya.

Mengantisipasi bahan pangan berbahaya saat bulan puasa, lanjut Irianti, pihaknya intens sidak. Dikatakannya, hampir tiap hari pihaknya turun lapangan.

“Kita intensif turun lapangan. Ini sudah beberapa kalinya,” tutupnya singkat. (*)




99,6 Persen Siswa SMPN 1 Baubau Lulus

Peliput: Arianto W

BAUBAU, BP – Dalam penyelenggaraan pengumuman hasil ujian SMPN 1 Baubau tidak meluluskan dua orang siswa. Pasalnya, siswa bersangkutan tidak mengikuti Ujian Sekolah dan Ujian Praktek.

Kepala SMPN 1 Baubau, Muhammad Aslihi SPd saat dikonfirmasi Baubau Post, Jumat (25/05) mengatakan, pada pengumuman hasil ujian yang diselenggarakan SMPN 1 Baubau, pukul 10.00 Wita, pihaknya berhasil meluluskan 487 siswa.

“Kami dari SMPN 1 Baubau hanya meluluskan 99,6 persen siswa atau 487 orang siswa dan dua orang kami tidak luluskan,” jelasnya.

Dikatakannya, gagal meluluskan 100% persen siswa karena ada beberapa komponen penilaian yang tidak dipenuhi. Sehingga sekolah memutuskan untuk tidak melululskan dua siswa laki-laki tersebut.

Lanjut Aslihi, pihak sekolah selalu berusaha semaksimal mungkin untuk mendidik, membina, serta mendorong seluruh siswa guna menjadi manusia yang lebih baik. Namun usaha tersebut tidak ditanggapi oleh beberapa siswa lainnya.

“Kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan didikan, arahan dan motifasi, namun mereka tidak hiraukan,” ungkapnya.

Ia berharap, siswa yang telah lulus bisa mengembangkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh, sehingga dapat mengharumkan nama baik sekolah pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Kita berharap agar apa yang telah mereka dapatkan di sekolah ini bisa dikembangkan lagi, kalau sudah bagus yah harusnya dipertahannkan serta bisa membawa nama baik sekolah,” tutupnya (#)




Mei ini Unidayan Bakal Bangun Gedung Baru

Peliput: Zul
BAUBAU, BP – Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) bakal bangun gedung baru perkuliahan mulai Mei tahun ini. Diperkirakan gedung akan rampung selama dua tahun pengerjaan.

Rektor Unidayan Ir LM Sjamsul Qamar MT mengungkapkan, pengerjaan gedung baru perkuliahan dilakukan secara dua tahap pengerjaan.”Persiapan gedung ini empat lantai, tahap pertama dua lantai dan selanjutnya dua lagi, kami lagi mencari tukang dan bulan ini siap untuk dipekerjakan,” ungkapnya.
Anggaran yang telah dipersiapkan untuk pembangunan gedung baru ini berkisar Rp 10 miliyar.
“Ruangan empat lantai ini sebanyak 40 ruangan,” ujarnya.




Disnaker Imbau Perusahaan Rutin Koordinasi dengan Pemkot

Peliput: Gustam

BAUBAU, BP – Mengantisipasi terjadinya masalah dalam sistem administrasi dalam suatu perusahaan, yang berdampak pada kerugian tenaga kerja, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Baubau mengimbau perusahaan intens berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot).

Kepala Disnaker Kota Baubau Zarta mengatakan, sharing bersama pemerintah mampu menuntaskan apa yang menjadi persoalan dalam suatu perusahaan.

“Kepada perusahaan, kalau ada yang dikeluhkan atau ada persoalan, bisa berkoordinasi dengan kami,” katanya beberapa waktu lalu.

Zarta menegaskan, jika ada pihak pemerintah yang melakukan pungutan administrasi atas jasanya memediator suatu persoalan dalam perusahaan, harap dilaporkan.

“Kalau ada oknum pemerintah yang melakukan pungutan retribusi, tolong kami di laporkan,” tutupnya. (*)




Arusani Resmi Jabat Plt Bupati Busel

Laporan: Fardhyn JS

BAUBAU, BP – Pasca penangkapan Bupati Buton selatan Agus Feisal Hidayat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Bupati Buton Selatan La Ode Arusani kini resmi menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Bupati Buton Selatan.

Resminya Arusani menjadi Plt Bupati ditandai dengan penyerahan surat tugas yang diserahkan Pj Gubernur Sultra Teguh Setya Budi, di Kendari Jum’at (25/05).

Seperti yang dilansir dari Antara Sultra, La Ode Arusani mendapat tugas dari mendagri sebagai Plt Bupati setelah penetapan Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat sebagai tersangka Kasus Suap oleh KPK.

Pj Gubernur Sultra Teguh Setyabudi meminta kepada La Ode Arusani agar segera melakukan koordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) dan anggota DPR Busel.

“Saya harapkan pelaksana tugas jangan kendor semangat dalam memimpin roda pemerintahan di Kabupaten Buton Selatan,” katanya.

Teguh juga mengingatkan kepada masyarakat Buton Selatan jika kasus yang menimpa beberapa kepala daerah dan harus berurusan dengan KPK di Sultra tidak terulang lagi.
Sementara itu, Plt Bupati Busel La Ode Arusani, mengaku siap menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Buton Selatan agar proses pelayanan tetap kondusif dan tetap pada porosnya. Selain itu, sebagai Plt, ia juga akan tetap pada batas-batas kewenangan sebagai pelaksana tugas.

“Saya pastikan proses pemerintahan di Buton Selatan berjalan normal. Saya akan senantiasa berkoordinasi dengan Forkopimda agar semua pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar,” katanya.(**)




Waspada Penyakit Difteri, Satu Pasien Masuk di RSUD Palagimata

Peliput: Gustam

BAUBAU, BP – Penyakit mematikan difteri kini mulai menular di wilayah Kepulauan Buton. Penderitanya, seorang anak asal Kabupaten Buton Selatan (Busel) Kecamatan Sampolawa Fila (9) yang terpaksa dirawat di ruangan isolasi RSUD Palagimata Kota Baubau, kamis (24/05).

Dibenarkan oleh Dirut BLUD RSUD Palagimata Kota Baubau melalui bidang humas, Arsan. Dijelaskannya, Fila dibawah di RSUD Palagimata pada pagi hari, namun siangnya pasien paksa pulang.

“Namum malamnya pasien masuk lagi, sekarang ada di ruangan isolasi, karena penyakit itu kan menular,” jelasnya saat dikonfirmasi di ruangannya, jumat (25/05).

Pembenaran juga diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau dr Edy Natsir MMKes. Dikatakannya, pihaknya telah melakukan langkah maksimal. Semua petugas yang menangani pasien tersebut telah divansinasi.

“Setelah diperiksa pasien itu, didiagnosa menderita difteri. Sehingga semua petugas yang kontak dengan pasien itu kita vaksinasi,” katanya.

Edy menjelaskan, difteri merupakan penyakit menular yang mematikan. Untuk itu, penangan dini berupa vaksinasi perlu dilakukan.

“Penyakit ini menyerang saluran nafas, jadi pasien bisa meninggal karena sesak nafar, makanya harus cepat ditangani,” tutupnya. (*)




Kampanye Rapat Umum Paslon Dilaksanakan Usai Idul Fitri

Peliput : Prasetio M

BAUBAU, BP – Komisi Pe.ilihan Umum (KPU) Kita Baubau telah menetapkan jadwal kampanye rapat umum (Kampanye Akbar, red) tiap Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Baubau. Agenda kegiatan tersebut akan diselenggarakan selama lima hari sejak tanggal 19 Juni 2018 hingga 23 Juni 2018.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua KPU Kota Baubau Dian Anggraini saat di temui Baubau Post benerapa waktu lalu di kantor KPU Kota Baubau.

” Kampanye rapat umum juga itu sudah teragenda untuk masing-masing pasangan calon. Sudahbditetapkan berdasarkan hasil koordinasi bersama, jadi pasangan calon sudah mempunyai jadwal, sudah disepakati itu mulai dari tanggal 19 Juni sampai 23 Juni 2018,” kata Dian.
Dikatakan, pihak KPU hanya mengatur jadwal kampanye Paslon Walikota dan Wakil Walikota Baubau, sementara untuk jadwal kampanye Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Provisnsi Sultra diatur oleh KPU Provisi Sultra. Adapun persoalan ingin kampanye bersama antara Paslon Walikota dan Gubernur pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada para Paslon.

” Yang pasti kita hanya mengatur kampanye Paslon Walikota dan Wakil Walikota Baubau,” ujarnya.

Lanjut, pelaksanaan jadwal kampanye dialogis di bulan Ramadhan tidak ada perubahan dari waktu pelaksanaan kampanye dialogis sebelum bulan Ramadhan. Waktu batas kampanye dialogis tiap Paslon berakbir hingga pukul 18.00 wita dan hal teraebut berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara KPU, Panwas, Kepolisian dan LO Paslon.

Ia berharap kepada semuapa Paslon dalam berkampanye memperhatikan semangat Bulan Ramadhan dengan saling menghargai dan menghormati serta tidak melakukan kampanye dirumah-rumah ibadah yang memang bukan lokasi untuk dilakukannya kampanye.(*)




Kampanye Dimedia Massa Panwas Harapkan Berimbang Beritakan Seluruh Paslon

Peliput : Prasetio M

BAUBAU, BP – Jelang pelaksanaan kampanye di media massa pada tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Baubau, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Baubau mengharapkan agar pemberitaan Paslon Walikota dan Wakil walikota berimbang kepada semua Paslon.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Panwaslu Kota Baubau M Yusran Elfargani kepada awak media beberapa waktu lalu.

” Menjelang kampanye di media massa itu akan kita mulai dari 10 Juni sampai 23 Juni 2018, regulasinya akan diatur terutama media cetak diusahakan agar semua berimbang dan proposional,” kata Yusran.

Dikatakan, keberimbangan media dalam memberitakan Paslon sudah di atur dalam regulasi, termasuk lokasi kewenangan kepada media untuk memberitakan para Paslon. Dalam hal ini pihaknya menjaga agar salah satu media tidak hanya mempublikasikan keberhasilan salah satu Paslon dan tidak memberitakan Paslon yang lain sehingga pemberitaan jelang Pilkada menjadi tidak berimbang.

” Kalau seandainya itu terjadi, selain itu melanggar tentang regulasi Pilkada, tetapi saya lebih melihatnya kepada media massa yang bersangkutan. Dia akan kehilangan oplah, dia akan kehilangan pasar, misalnya dia hanya mengekspolitir pasangan A, maka orang yang tidak medukung pasangan A akan lari dari media massa yang bersangkutan,” ungkapnya.

Jika pihaknya menemukan adanya media massa yang tidak berimbang dalam memberitakan sejumlah Paslon, pihaknya akan segera melakukan peneguran, pasalnya dalam regulasi PKPU dan Perbawaslu dan UU 10 2016 sudah mengatur agar semua media Massa bersikap netral pada semua Paslon.

” Untuk Kota Baubau belum ada, kalau ada secara sedikit-sedikit kawan-kawan media Massa dapat mengkoreksi secara internal,” tutupnya.(*)




Terindikasi Menjual Obat Kepada Pasien Peserta JKN-KIS

BPJS Kesehatan Layangkan Surat Teguran Terhadap RSUD Palagimata

Peliput: Gustam

BAUBAU, BP – Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melayangkan surat teguran kepada BLUD RSUD Palagimata Kota Baubau, karena terindikasi melakukan penjualan obat kepada pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Hasil evaluasi BPJS Kesehatan bahwa peserta JKN-KIS keluhkan tidak adanya obat yang tidak tersedia di apotik RSUD Palagimata, sehingga pasien harus membeli obat di luar. Ini surat tegurannya ada disini,” kata seorang Dewan Pengawas RSUD Palagimata Amrin Taone sambil memperlihatkan surat teguran tersebut, jumat (25/05).

Jika hal itu terbukti, kata Amrin, RSUD Palagimata harus bertanggung jawab penuh, karena telah melanggar Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 28 Tahun 2014 Bab V terkait iuran peserta JKN-KIS.

“Berdasarkan Permenkes Nomor 28 Tahun 2014 Bab V dijelaskan bahwa, fasilitas kesehatan tidak diperbolehkan meminta iuran kepada peserta selama peserta mendapatkan haknya,” jelasnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Baubau melalui Kepala Bibang Pelayanan Rujukan Rusydi membenarkan hal itu. Dikatakannya, surat teguran tersebut bertujuan untuk mengevaluasi diri.

“Memang benar adanya surat teguran itu. Hal itu merupakan bentuk evaluasi supaya kedepannya ada perbaikan,” katanya.

Surat teguran dilayangkan BPJS Kesehatan Cabang Baubau, setelah mendapat laporan dari seorang peserta JKN-KIS. “Ada laporan masuk ke kami, bahwa pasien peserta JKN-KIS, saat mengambil obat di apotik, padahal obatnya kosong, sehingga peserta harus membeli di luar,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Dirut BLUD RSUD Palagimata Kota Baubau melalui humasnya Arsan mengatakan, pihaknya tidak pernah melakukan penjualan obat. Pasien yang membeli obat diluar, uangnya akan digantikan oleh pihak RSUD.

“Kami tekankan tidak ada penjualan obat. Hanya kendalanya kami di sini, kekurangan obat. Saat pemesanan, kadang kami harus menunggu berbulan-bulan,” jelasnya.

Kendati demikian, kata Arsan, pihaknya menerima surat teguran tersebut untuk dijadikan bahan rujukan memperbaikan pelayanan.

“Tapi kami upayakan untuk pelayanan yang optimal, Teguran itu kami terima untuk evaluasi diri,” pungkasnya. (*)