• Jaksa Menunggu Tahap Dua dari Polres Buton

PASARWAJO, BP – Berkas perkara pengerusakan Kantor Bupati Buton Selatan (Busel) telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton, sehingga pihak kejaksaan akan segera laksanakan tahap dua.

Kasus pengrusakan yang menyeret Laode Masrizal Mas’ud, Fitra dan Irwansyah sebagai tersangka itu karena diduga merusak fasilitas yang ada di kantor Bupati Busel dalam aksi unjuk rasanya di kantor Bupati Busel beberapa waktu lalu.

Ketiga tersangka merupakan pelaksana aksi unjuk rasa sekaligus penanggung jawab di lapangan saat unjuk rasa 22 juli 2019 lalu.

Berdasarkan penyelidikan, penyidikan dan alat bukti kuat, ditetapkanlah ketiga tersangka tersebut oleh Sat Reskrim Polres Buton. Sehingga, ketiganya dijerat dengan Pasal 170 subsider 406 juncto 55, 56 KUHP tentang pengrusakan secara bersama-sama terhadap barang.

Meski demikian, tersangka-tersangka ini tidak dilakukan penahanan atas perbuatan yang dilakukan. Karena yang menjadi alasan Polres Buton itu tergantung dari hasil pengembangan penyidikan. Kemudian juga, itu tergantung kebijakan Pimpinan, sebab penahanan tidak mutlak dilakukan.

Terlepas dari semua itu, kini berkas perkaranya telah memenuhi unsur formil dan materil untuk ditindak lanjuti Kejari Buton ke meja persidangan.

Dimana berkas, tersangka dan barang buktinya akan diterima oleh Kejari Buton dan tersangkanya akan dilakukan penahanan.

Kasi Intel Kejari Buton LM Firman SH ditemui diruang kerjanya, Selasa (12/11) mengatakan berkasnya telah lengkap hanya tinggal menunggu ditahap dua.

“Berkas perkaranya sudah lengkap P21. Hanya tinggal menunggu tahap duanya kapan waktunya,” katanya.

Karena, lanjut ia menambahkan, pihaknya tengah menunggu hasil koordinasi dari pihak penyidik kapan waktu pasti dilakukannya tahap dua nanti. “Tunggu koordinasi dari pihak penyidik kapan waktu pastinya,” tutupnya.

Peliput : Asmaddin

Pin It on Pinterest