Peliput: Anton

LABUNGKARI, BP – Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Kabupaten Buton Tengah saat ini, fokus dan berkosentrasi pada perekapan nilai dari hasil tes para peserta ‘Job Fit’ yang diadakan beberapa waktu lalu.

Kepala BKD Buteng Muhammad Rijal SH MH saat dikonfirmasi oleh media ini pada Rabu (25/1) mengatakan, perencanaan awal yang harus ditempuh terkait dengan program kerja yakni menunggu perintah untuk langkah selanjutnya dari Pemerintah Daerah, namun hingga berita ini terbit belum ada konfirmasi lanjutan dari kepala daerah dalam hal ini Pj Bupati Buteng Ali Akbar.

“Belum ada perintah ini, kita ini kan tinggal menunggu perintah dari pak Bupati, sekarang saya lagi kesentrasi merekap hasil penilaian job fit, itu perencanaan pertama,” ucapnya.

Sambil menunggu perintah dari Pj Bupati, Kepala BKD tetap siap sedia bila sewaktu-waktu ia dibutuhkan untuk keperluan data dan administrasi, serta untuk memfasilitasi pelaksanaan pelantikan para pejabat eselon IV.

“Kalau mengenai agenda, walau belum ada perintah tetapi kita sudah ‘stand bay’, artinya kalau pak Bupati memerintahkan untuk pelantikan eselon IV maka kami sudah punya data, kita sudah siap-siap ini. Kalau eselon IV ini masih banyak yang kosong, tidak cukup kalau hanya mau diambilkan dari para peserta yang ikut ‘job fit’,” ungkapnya.

Dijelaskan pula oleh Rijal, bahwa dalam waktu dekat bila pihaknya telah menyelesaikan perekapan nilai, maka hasil rekapan nantinya menjadi bahan pelaporan di Kememnterian untuk tahapan maupun langkah selanjutnya.

“Kalau kami sudah selesai rekap nilai hasil job fit itu hari, nanti tinggal di bawa di Kementerian, peserta job fit itu hari diuji oleh tim penguji profesional, dua diantaranya dari Unhalu, ada beberapa orang ini yang mangkir, saya juga tidak tau apa alasannya,” paparnya.

Selanjutnya Muhammad Rijal juga mengulas tentang kuota pengisian jabatan, pada tatanan struktur Pemerintahan Buteng saat ini masih banyak yang mengalami kekosongan jabatan. Hal ini lebih disebabkan karena adanya pegawai yang pensiun, juga ada yang mengalami kenaikan level jabatan yang telah diamanahkan, sehingga hal ini turut mempengaruhi.

“Kalau mengenai eselon IV atau para kepala sekolah maupun Lurah ini kita cari yang pensiun itu yang kita ganti, yang jelasnya masih banyak yang kosong, nanti pembacaan nama baru ketahuan secara pasti,” tutup Muh Rijal.(*)

Pin It on Pinterest