BAUBAU, BP- Stasiun BMKG Kota Baubau mencatat puncak musim hujan akan jatuh pada bulan Februari. jadi diharapakan masyarakat selalu waspada dikarenakan ada beberapa wilaya di Kota Baubau yang berdampak.

Kepala Stasiun BMKG Betoambari Kota Baubau Faturhi mengatakan terkait dengan prediksi puncak curah hujan yang turun itu yang sebelumnya akan turun di akhir bulan Januari dan di awal bulan Februari, tetapi mengalami pergeseran di bulan Februari.

“Jadi selama ini di Baubau ini itu memang antara Januari-Februari ini yang cukup tinggi artinya tidak selalu di Januari tidak selalu di Februari, itu karena kemarin kita tahu musim hujannya datang terlambat, harusnya November ke Desember, nanti musim puncak hujannya akan bergeser dari Januari nanti ke Februari,” katanya kepada Baubau post, Kamis(06/02)

Pihaknya juga berharap puncak musim hujan nantinya tidak terjadi extrim sehingga bisa di antisipasi apabila terjadi hal-hal yang di luar sepengatahuan yang diakibatkan hujan deras turun.

“Jadi Februari inikan masih awal kita harapkan memang tidak terjadi sesuatu yang ekstrim walaupun ada hujan tetapi kalau hujanya merata rendah terus bisah cepat diantisipasi tetapi kalau jagan sampai berapa hari tidak hujan terus tiba-tibah hujan ada hujan deras yang lama bisa mengakibatkan cepat sekali naik air di saluran-saluran air,” ungakapnya

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk waspada di bulan Februari dikarenakan prediksi puncak hujan akan turun contohnya daerah di Pulau Jawa banyak yang mengalami kebanjiran.

“Kalau puncaknya kita perkirakan di bulan Februari tidak sempai menyebrang di bulan Maret dan itu kita akan pantau terus,” pungkasnya

Peliput: LM Syahrul

Pin It on Pinterest