• dr Ramli: Solusi Selanjutnya Kami Tunggu Arahan Bupati Buton La Bakry

Peliput: Gustam — Editor: Ardi Toris

PASARWAJO, BP- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton terpaksa menutup sementara pelayanan, setelah 27 orang tenaga kesehatannya terpapar covid-19.

Dirut RSUD Buton dr Ramli mengatakan pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan Bupati Buton La Bakry untuk mencarikan solusi terkait persoalan tersebut.

“Sementara lagi koordinasi dengan pak Bupati sebagai pimpinan daerah, bagaimana langkah selanjutnya pelayanan RSUD,” katanya ketika dikonfirmasi via WhatsApp.

Susana RSUD Buton tampak sunyi pasca 27 Nakesnya dinyatakan positif Corona Foto Gustam–BaubauPost

Ia mengaku, dengan terpaparnya 27 tenaga kesehatan (Nakes) tersebut, tenaga medis di RSUD Buton menjadi minim. Sehingga dinilainya, agak sulit jika harus membuka pelayanan.

“Kalau dari pihak managemen RSUD, sulit untuk membuka semua layanan di RSUD dengan kondisi tenaga kesehatan yang ada yang terkonfirmasi covid-19,” ujar dr Ramli.

Ia berharap agar Bupati La Bakry sebagai pimpinan daerah segera menemukan solusi atas persoalan tersebut. “Masih terus dicari solusi terbaik oleh pimpinan pak Bupati, mudah-mudahan satu dua hari ini sudah ada kejelasan,” harapnya.

Sementara untuk pasien yang sudah ada, lanjut dia, tetap dilakukan perawatan. “Pasien yang ada tetap dirawat atau dirujuk ke Baubau, tapi untuk beberapa ruangan, karena tenaganya sudah tidak ada yang masuk, maka tidak ada layanan,” terangnya.

“Tapi secara resmi ditutup (pelayanan-red), kita tunggu petunjuk Bupati,” tutup dr Ramli. (*)

Pin It on Pinterest