Pemkab Butur Siapkan Bonus Rp 5-10 Juta per Medali

Peliput: Darson

BURANGA, BP- Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) menyiapkan bonus untuk para atlet peraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) ke XIII, yang dihelat di Kabupaten Kolaka.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Butur, Hersal mengatakan, pemberian bonus bagi atlet berprestasi merupakan langkah yang betul-betul harus dilakukan. Sebab, setiap atlet berprestasi patut mendapatkan bonus.

Untuk besaran hadiah, Hersal mengungkapakan akan beragam. Nominalnya, berkisar antara Rp 5 juta sampai Rp 10 juta per medali.

“Bonusnya ada kita siapkan, dan memang itu harus ada karena bentuk apresiasi kepada atlet karena telah berprestasi kepada daerah,” kata Hersal kemarin.

Saat ini, pihaknya terus memantau proses jalannya pertandingan. Dari 18 cabang olahraga (cabor) sudah 31 medali yang berhasi diraih. Catatan itu raihan medali itu didapatkan hingga Minggu (09/13) pukul 18.30 WITA.

“Kita sudah ada 10 emas, 9 perak dan 12 perunggu dari cabor panahan, golf, balap sepeda, tenis meja, tenis lapangan, kempo, lempar lembing. Kita berdoa mudah-mudahan masih ada lagi tambahan medali,” imbuhnya. (*)




Atlet Putri Butur Sapu Bersih Medali Emas Cabor Balap Sepeda

Peliput: Darson

BURANGA, BP- Kabupaten Buton Utara (Butur) patut berbangga atas prestasi atletnya yang ikut bertarung pada ajang Porprov Sultra ke-XIII di Kolaka. Ialah Sitti Aisyah Uzwatun Hasanah (19) atlet Balap Sepeda Putri berhasil menyapu bersih tiga medali emas yang dipertandingkan.

Selain atlet yang menyumbangkan emas perdana buat kontingen Butur, Aisyah berhasil memecahkan rekor waktu tercepat Porprov Sultra sebelumnya. Rekor tersebut diciptakan saat turun di kelas Road Race dengan jarak tempuh 80 kilometer dengan catatan waktu, 2 jam 18 menit, Senin (10/12).

Sebelumnya, Aisyah secara berturut-turut berhasil merebut emas pada kelas inter time trial (ITT) dengan jarak tempuh 20 kilometer. Kemudian, kembali meraih emas pada kelas Ceretorium dengan jarak tempuh 40 kilometer.

Manager Cabor Balap Sepeda Butur Sadeking mengatakan, prestasi yang diraih oleh atletnya itu berkat kerja keras selama ini. “Atlet Balap Sepeda ini selama 3 bulan terakhir terus berlatih. Ditambah lagi pengalaman turun diturnamen yang cukup besar. Tadi infornya Aisyah berhasil memecahkan rekor Porprov, hanya saja catatan waktu sebelumnya, saya belum tahu,” katanya.

Sadeking yang juga Ketua Pengcab Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Butur ini merasa puas atas prestasi atletnya itu. Sebabnya, apa yang telah ditargetkan telah terlampaui.

“Kita target 2 medali emas, sekarang sudah 3 medali emas,” imbuhnya.

Raihan medali di Cabor Balap Sepeda, sambung Sadeking ada kemungkinan untuk bertambah. Atlet putra akan kembali bertanding pada kelas road race beregu dan tunggal.

“Masih ada peluang untuk menambah emas di dua kelas ini,” tuturnya.

Untuk Kontingen Butur sendiri, sejauh ini sudah mengumpulkan 33 medali terdiri dari 11 emas, 9 perak dan 13 perunggu. (*)




Hari Keempat, Butur Kumpulkan 31 Keping Medali

Peliput: Darson

BURANGA, BP- Memasuki hari keempat pelaksanaan Porprov Sultra ke-XIII di Kolaka, Kabupaten Buton Utara (Butur) baru memperoleh 31 keping medali. Masing-masing terdiri dari 10 medali emas, 9 medali perak, dan 12 medali perunggu.

Puluhan medali tersebut diraih dari cabang olahraga (Cabor) golf 1 emas, balap sepeda sebanyak 2 emas, lempar lembing 1 emas, panahan 5 emas, 3 perak dan 4 perunggu. Selanjutnya, dari cabor tenis meja, atlet Butur hanya mampu meraih 2 perunggu. Cabor Kempo Butur berhasil meraih 1 emas, 2 perak dan 3 perunggu.

Sedangkan untuk Cabor Dayung, Butur baru memperoleh 1 medali perunggu. Tenis lapangan berhasil merebut 2 perak.

Atas raihan itu, Sekretaris KONI Butur Harmin Hari mengucapkan terimakasih atas prestasi yang diraih atlet Butur sejauh ini. Butur sendiri, ujarnya masih punya peluang untuk menambah pundi-pundi medali dari beberapa cabor.

Dimana, sudah ada lagi atlet yang tercatat masuk final. “Tinggal menunggu lagi berikutnya final beregu Kempo dan bebrapa cabor lainnya. Mudah-mudahan dapat menambah medali kita,” harapnya.

Butur sendiri dalam mengikuti Porprov kali ini tidak turun. Hanya 16 cabor yang diikutkan, sedangakan beberapa cabor lainnya tidak diikutkan, seperti Karate, Road Race.

Oleh Bupati Butur sendiri, Abu Hasan tidak memasang target masuk 3 besar. Ia hanya berusaha agara Butur bisa masuk dalam peringkat 5 besar.

Tentunya hal ini sangat jauh merosot prestasi para atlet Butur jika dibanding dari 4 tahun silam. Porprov yang dilaksanakan di Butur kala itu, tuan rumah berhasil meraih juara umum. (*)




2019, Pemkab Butur Prioritaskan Pertanian dan Infrastruktur

Peliput: Darson

BURANGA, BP– Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) masih menempatkan sektor pertanian dan infrastruktur sebagai sektor prioritas yang akan digenjot pada tahun 2019. Rencana itu sudah dimasukan pada kebijakan umum anggaran dan plafon prioritas anggaran sementara (KUA-PPAS) 2019.

“Prioritas pembangunan tetap disektor pertanian dan infrastruktur. Selain itu, pelayanan pendidikan, kesehatan dan pengelolaan kebudayaan daerah,” kata Bupati Butur Abu Hasan.

Lanjutnya, pembangunan skala prioritas tetap pro rakyat untuk mewujudkan kesejahteraan, peningkatan perekonomian serta menekan angka pengangguran.

KUA-PPAS 2019 telah disepakati antara Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Buton Utara (Butur) baru-baru ini.

Kesepakatan kedua belah pihak itu ditandai dengan penandatangan nota kesepakatan antara Bupati Buton Utara H Abu Hasan, bersama Ketua DPRD Rukman Basri Zakariah. (*)




Atlet Balap Sepeda Putri Butur Sumbang Emas di Porprov

Peliput: Darson

BURANGA, BP– Satu Atlet Balap Sepeda Kabupaten Buton Utara (Butur) atas nama Sitti Aisyah Uzwatun Hasanah berhasiL menyumbangkan medali emas di hari kedua pelaksanaan Porprov Sultra ke-XIII di Kolaka, Jum’at (7/12). Peserta dengan nomor punggung 34 itu turun di kelas inter time trial (ITT) dengan jarak tempuh 20 kilometer.

Dengan usaha yang maksimal dan semangat sportifitas, Uzwatun melaju dengan mengalahkan pesaingnya sebanyak 12 orang dari kabupaten/kota se Sultra.

“Saya berterimakasih kepada pelatih dan orang orang yang sudah mendukung serta telah memberi suport,” kata Uzwatun.

Ketua Balap Sepeda Butur, Sadikin merasa bangga dan terharu melihat jalannya pertandingan yang membawa Uzwatun asal Butur meraih medali emas.

“Saya bangga balap sepeda putri meraih medali emas diperlombaan ini. Semoga cabor lain juga dapat membuat Butur bangga, ”ujarnya.

Untuk cabor balap sepeda sendiri, sambung Kabag Humas Setda Butur ini, masih punya Cabor Balap Sepeda masih ada peluang untuk menambah medali. Dimana, tersisa empat kelas untuk putra dan tiga kelas untuk putri.

“Kita masih punya peluang untuk menambah medali karena masih ada tujuh kelas Balap Sepeda yang diikuti atlet putra putri terbaik Butur,” ujarnya. (*)




Kontingen Butur Tak Berambisi Pertahankan Juara Umum

 Target Hanya Lima Besar di Porprov Sultra ke-XIII di Kolaka

Peliput: Darson

BURANGA, BP– Meski berstatus sebagai juara umum dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra ke -XII tahun 2014 silam, ternyata Kabupaten Buton Utara (Butur) tak berambisi mempertahankan prestasi tersebut pada Porprov ke-XIII yang kini berlangsung di Kolaka.

Daerah otoritas Abu Hasan itu tak turun full, ada beberapa cabang olahraga yang tak diikutkan seperti Cabor Road Race, Cabor Karate. Padahal pada Porprov empat tahun lalu yang digelar di Butur, cabor-cabor yang tidak turun itu merupakan pendulang medali.

Dengan menurunkan sebanyak 484 kontingen, Bupati Butur, Abu Hasan hanya menargetkan dapat meraih posisi lima besar. “Kami target cukup masuk lima besar,” kata Abu Hasan ketika acara penyambutan kontingen Porprov di pelataran Kantor Bupati Kolaka, kemarin.

Ketua KONI Butur itu, malah memberikan dukungan kepada Kabupaten Kolaka sebagai tuan rumah untuk bisa meraih juara umum. Ia juga memberikan suport dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kolaka dalam menggelar dan mensukseskan ajang olahraga empat tahunan itu.

“Buton Utara turut mendukung Pemda Kolaka sebagai tuan rumah untuk bersama-sama mensukseskan pelaksanaan Porprov kali ini,” ujarnya. (*)




484 Kontingen Asal Butur Ikut Devile Pembukaan Porprov Sultra ke-XIII di Kolaka

Pelliput: Darson

KOLAKA, BP- Sebanyak 484 kontingen Buton Utara (Butur) sudah termaksud atlet, offisial, dan rombongan ikut serta dalam devile acara pembukaan Porprov ke-XIII di Stadion Gelora Kolaka, Rabu, (5/12).

Pantauan awak media ini, kontingen Butur tampil memakai kostum berwarna merah-merah, dengan nomor urut lintasan enam saat memasuki panggung utama Stadion Gelora Kolaka.

Defile tersebut dipimpin langsung oleh Sekertaris Daerah Butur Muhammad Yasin dan turut hadir Bupati Butur yang duduk di tribun utama serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda Butur.

Kabupaten Butur mengirimkan 273 atlet yang akan mengikuti 18 cabor yakni, atletik, sepakbola, futsal, renang, panahan, tenis lapangan, golf, sepeda, silat, kempo, biliar, catur, bulu tangkis, dayung, takraw, tenis meja, petang kiq dan bola voly. (*)




TP PKK Butur Studi Banding di BPTP Kendari

Peliput: Darson

BURANGA, BP– Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan wawasan dalam hal pengembangan dan pemanfaatan lahan pekarangan untuk semua anggota PKK di kecamatan dan desa, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Buton Utara (Butur) melakukan studi banding di Balai Pengkajian dan Pengembangan Tanaman Pangan (BPTP) Kota Kendari, kemarin.

Rombongan TP-PKK dipimpin langsung Ketua TP PKK Butur Siti Rabiah Abu Hasan dan didampingi dengan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Butur, Sahrun Akri.

Kunjungan itu diterima langsung oleh Kepala Tata Usaha BPTP Dahya di ruang kerjanya. Setelah itu langsung menuju tempat pembibitan tanaman pangan dan hortikultura.

Ketua TP PKK Butur Siti Rabiah Abu Hasan mengatakan, kunjungan ini hanya berlangsung selama sehari saja. Kantor BPTP dipilih sebagai lembaga yang konsentrasinya lebih pada bagaimana penyediaan bibit yang baik dan cara penanaman yang tepat.

“Ini merupakan satu-satunya instansi yang dipercaya untuk menyediakan bibit dan model pengolahan lahan tanam yang bisa tumbuh dengan subur,” tuturnya.

Istri Bupati Butur Abu Hasan ini menjelaskan, tujuan kunjungan ini untuk melihat langsung bagaimana cara membuat tanaman hidroponik, taman agro inovasi yang di dalamnya terdiri dari berbagai macam tanaman pangan dan hortikultura yang di tanam secara organik seperti kacang ijo, jagung dan berbagai macam sayuran dan buah serta kebun benih induk.

“Kita melihat langsung tanaman-tanaman langkah yang dilestarikan agar tidak punah termasuk di dalamnya 23 macam padi lokal asal Butur, pisang bangka, dan pisang madu,” tutur dia.

Apalagi ini, sambung dia sangat cocok dengan daerah yang sudah mencanangkan pertanian organik.

Selain sebagai studi banding, kunjungan itu untuk menyerap ilmu. Kemudian, akan diaplikasikan dalam bentuk program kegiatan yang akan diterapkan kepada seluruh Tim Penggerak PKK Kecamatan maupun desa.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha BPTP Dahya menyambut baik kedatangan TP-PKK Butur yang mau datang untuk belajar dan melihat langsung semua tanaman pangan dan hortikultura disini, imbuhnya.

“Kami juga berterima kasih sudah berkunjung. Kami berharap bisa kita kerjasama dan selalu berkordinasi dalam pengembangan tanaman di lapangan,” imbuhnya. (*)




POBSI Butur Target Tiga Medali Emas di Porprov Sultra

BURANGA, BP– Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Buton utara menargetkan tiga medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dilaksanakan di Kabupaten Kolaka.

Ketua POBSI Butur, Muh Aswan Naim mengatakan, pihaknya telah menyiapkan lima atlet putra. Tiga medali emas tersebut, besar kemungkinan akan disumbangkan dua pebiliar kategori putra atas nama Ardy Manza Ali yang akan bertanding di kelas divisi full bola 8 dan 9 singel dan 9 double.

“Atlet Putra kita lainnya mengandalkan Reza Setiadi Sukry dan Asrun Gusti yang tampil pada bola 10 single dan double. Untuk meraih medali emas di kelas double bola 8 dan 10 susah diprediksi karena faktor hoki,” kata Wawan sapaan akrabnya.

Diakui Muh Aswan Naim, lawan berat atletnya untuk merebut medali emas tersebut pebiliar asal Muna dan Buton. Masing-masing Irwannto asal Buton (peraih medali perunggu kejurnas Jawa Barat 2017), kemudian Joksi asal Muna yang sudah cukup banyak kali mewakili Sultra di PON.

“Kalau untuk persaingan di putra sangat ketat dan sangat susah diprediksi tinggal hoki atlet saja. Kalau putri Butur tidak ikut karena peminat olahraga ini belum cukup digemari. Kita mengharapkan juga pebiliar lainya bisa meraih emas” jelasnya.

Disinggung persiapan, Aswan Naim yang juga pelatih yg berlisensi nasional ini mengatakan, sudah cukup.

Ia mengungkapkan, di Porprov nanti mempertandingkan beberapa nomor Putra nomor 8, 9, 10, 15 single dan double 9,10.

“Kita maunya perolehan medali emas kali ini lebih banyak tidak seperti 4 tahun lalu yg pemainya masih pemula di Porprov Butur sebagai tuan rumah. Tetapi kondisi sekarang lain. Pebiliar daerah juga benar-benar siap,” imbuhnya. (*)




Dewan Tetapkan APBD Butur Tahun 2019 Sebesar Rp 652 Miliar

Peliput: Darson

BURANGA,BP Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Utara (Butur) akhirnya menetapkan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Butur tahun 2019 sebesar Rp 652 miliar.

Penetapan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Wakil Bupati Butur, Ramadio bersama Ketua DPRD Butur, Muhammad Rukman Basri Zakariah di gedung sekertariat DPRD Butur, Jumat, (30/11).

Sekretaris Gabungan Komisi DPRD Butur, H La Ode Asri Aziz dalam kesempatan itu menyampaikan, pandangan tiga fraksi tentang rancangan APBD 2019.

Ia menjelaskan, tiga pandangan Fraksi yang dimaksud yakni, Fraksi Amanat Rakyat memberikan catatan, agar organisasi perangkat daerah intens melakukan kordinasi dan konsultasi bersama legislatif, terhadap keluhan-keluhan program pembangunan dalam memaksimalkan penganggaran dan program prioritas.

Kemudian, pandangan Fraksi Rakyat Bersatu mengimbau organisasi perangkat daerah dalam mengelola APBD hendaknya mengacu pada prinsip efisiensi, efeksifitas, dan disipilin anggaran yang tepat waktu, dan tepat sasarannya.

Selanjutnya, pandangan Fraksi Kebangkitan Demokrat mengharapkan, eksekutif menyusun skala prioritas dalam program pembangunan yang dapat dijadikan jaminan dari kepercayaan masyarakat dan penyerapan anggaran harus dioptimalkan.

Sementara itu, Wakil Bupati Butur, Ramadio dalam sambutanya, mengapresiasi, lembaga legislatif yang telah menyepakati rancangan APBD 2019 tepat waktu. Dimana sebelumnya telah melalui proses pembahasan antara pihak eksekutif dan legislatif.

Menurutnya, hal itu merupakan bentuk kerja nyata, komitmen dan kerja sama serta sinergitas antara pihak legislatif dan eksekutif terhadap penyelenggaraan dan pembangunan daerah.

“Sesuai dengan amanah peraturan Perda APBD sebesar Rp 652 miliar akan disampaikan kepada gubernur untuk dievaluasi dan mendapatkan persetujuan. Kita berharap seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik, sehingga penetapan dapat dilakukan dalam waktu tidak terlalu lama,” kata Ramadio