Bahas Evaluasi dan Kendali Pembangunan Sultra Ali Mazi Kumpulkan Kepala Daerah dan Pimpinan Dewan Se Sultra

Editor: Hasrin Ilmi
KENDARI,BP-Sejak dilantik sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara (sultra) H Ali Mazi SH dan Wakilnya Dr Lukman Abunawas MSi, untuk pertamakalinya mengumpulkan kepala daerah dan pimpinan DPRD se Sultra di Hotel Grand Clarion Kendari kamis (04/10).Rapat kordinasi ini bertajuk Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan Semester II tahun 2018.

Dirilis Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau, H Idrus Taufiq Saidi SKom MSi yang mengikuti langsung acara tersebut dan mendampingi Wali Kota Baubau, Dr H AS Tamrin MH, wakil wali kota La Ode Ahmad Monianse dan Sekda Kota Baubau, Dr Roni Muhtar, memaparkan jika agenda ini sekaligus ekspose visi misi pembangunan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara.

“Intinya kegiatan ini sebagaimana pidato gubernur adalah memaksimalkan rapat koordinasi internal daerah dan berjuang memperoleh sumber dana pembangunan di kawasan Sulawesi Tenggara,” ujar Idrus Taufiq mengutip kesimpulan pidato gubernur Ali Mazi.

Disebutkan, Gubernur Ali Mazi benar-benar ingin memajukan Sulawesi Tenggara dalam lima tahun ke depan, sehingga pola pembangunan dilakukan secara kolektif antar daerah-daerah di Sulawesi Tenggara, sehingga tidak berjalan parsial antara kabupaten kota dengan provinsi yang merupakan perwakilan pemerintah pusat di daerah.

“Itu sebabnya surat Pj. Sultra sangat tegas agar kepala daerah, wakil kepala daerah, Sekda, sejumlah OPD terkait juga para ketua DPRD hadir dan tidak boleh terwakilkan, agar informasinya, proses dan pelaksanaan pembangunan terstruktur dan berjalan dengan baik,” imbuh Idrus Taufiq.

Dilaporkan pula pada kesempatan ini, jika Gubernur memaparkan kekuatan kabupaten dan kota se Sulawesi Tenggara yang sangat membutuhkan sentuhan anggaran dari peerintah pusat, sehingga pemerataan antara kawasan daratan dan kepulauan Sultra menjadi merata, yang menjadi bagian program Garbarata (gerakan akselerasi pembangunan daratan dan lautan), yang dilauncing beberapa waktu lalu saat digelar Pesta Rakyat di Kota Kendari.

Hal tersebut direspon positif Wali Kota Dr. H. AS. Tamrin, MH jika visi misi gubernur berkaitan erat dengan pola pembangunan berdasarkan visi misi ‘Tampil Manis’ di Baubau. “karenanya evaluasi dan pengendalian pembangunan se Sultra ini memang penting dilaksanakan secara berkala, setidaknya persemester, agar dinamisasi pembangunan menjadi terukur,” papar wali kota yang dilatik 24 September 2018 lalu.**




Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau Dilantik

Editor: Zaman Adha

KENDARI, BP – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi melantik Dr H AS Tamrin MH dan La Ode Ahmad Monianse SPd sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau periode 2018-2023, Senin (24/09). Keduanya disumpah secara islam.

Dilansir dari tribunbuton.com, ratusan tamu menghadiri undangan yang bertempat di aula Bahteramas kantor Sekretariat Daerah Sultra. Baik AS Tamrin maupun La Ode Ahmad Monianse didampingi sang Istri.

Pada kesempatan itu, Alimazi mengungkapkan, wali kota dan wakil wali kota, serta bupati dan wakil bupati yang dilantik adalah milik seluruh masyarakat dua daerah tersebut. Dirinya berpesan agar seluruh pihak harus menyatukan niat, gerak dan langkah bagi kemajuan daerah, dan kesejahteraan masyarakat. Kata dia, inilah saatnya melangkah bersama untuk membangun daerah, serta mewujudkan janji-janji kampanye untuk mencapai kesejahteraan masyarakat di daerah yang dipimpin.

Saatnya bekerja siang dan malam, untuk memastikan setiap warga diseluruh pelosok seluruh pelosok daerah bisa merasakan kehadiran pelayanan pemerintah dalam kehidupan sehari-hari. Serta adanya langkah-langkah konkrit dalam mengentaskan kemiskinan, dan pembangunan antar wilayah.

Alimazi menegaskan, sesuai pesan Presiden RI Jokowi dalam acara tatap muka Gubernur, Bupati, Walikota, beberapa waktu yang lalu. Ia melanjutkan, bahwa pembangunan mengacu pada visi misi Presiden Joko Widodo. Tentu, demikian pula Bupati/Walikota, harus mengacu pada visi misi Gubernur.

Menurutnya, agar terjadi singkronisasi, dan harmonisasi, dijabarkan dan diimplementasikan, sesuai dengan potensi yang dimiliki daerah masing-masing.

Program-program lintas Provinsi dan Kabupaten/Kota lanjut Alimazi, agar bisa difasilitasi dan disinergikan dengan sebaik-baiknya. Tidak ada yang berjalan sendiri-sendiri, tanpa mengikuti arahan dan program dari Pusat yang turun ke Provinsi. Dan dari Provinsi sampai ke Kabupaten/Kota.

Lebih lanjut politisi Partai Nasdem ini mengulas, konsep otonomi daerah yang selama ini dijalankan sesuai Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014, tentang Pemerintah daerah, dilaksanakan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya. Dalam arti, bahwa daerah tetap diberikan kewenangan, untuk mengurus dan mengatur semua urusan Pemerintah, kecuali yang menjadi urusan Pemerintah Pusat.

“Saya minta kepada saudara-saudara yang baru dilantik agar dapat mengaktualisasikan urusan Pemerintah yang menjadi kewenangan daerah. Meliputi urusan pemerintahan wajib, berkaitan dengan pelayanan dasar, urusan pendidikan dasar, kesehatan, pemenuhan kebutuhan prasarana lingkungan dasar, dan pengendalian lingkungan hidup.

Sedangkan urusan pemerintahan pilihan, berkaitan erat dengan potensi dan khazanah daerah yang juga harus diaktualisasikan, dan dioptimalkan pelaksanaannya. Agar daerah sodara muncul dan dikenal dengan potensinya yang khas, dan tidak dimiliki daerah-daerah lain,” urainya.

Penyelenggaraan pemerintahan pada hakekatnya harus mengedepankan prinsip-prinsip pengelolaan tata pemerintahan yang baik. Antara lain, harus profesional, transparan, akuntabel, berkeadilan, efisien dan efektif, serta bermartabat yang diaktualisasikan dal sistem manajemen yang meliputi, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi, dalam pengertian seluas-luasnya. Yang berpedoman pada ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.

Sehubungan hal tersebut, Alimazi berharap, Wali kota Wakil Wali kota, Bupati dan Wakil Bupati dapat langsung berlari kencang menyelesaikan tahapan tersebut, dan secara simultan dan berpedoman pada RPJMD, sesuai visi dan misi saat kampanye.

Alimazi kala itu mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan Pilkada serentak 2018.

Pada kesempatan yang sama, Bupati dan Wakil Bupati Konawe Kerry Saiful Konggoasa dan Gusly Topan Sabara dilantik, ditempat dan waktu yang sama. Termasuk pula Ketua Dekranasda dan Ketua TP-PKK kota Baubau dan Konawe. (**)




AS Tamrin: Saya Tetap Lanjutkan Program

Editor: Zaman Adha

KENDARI, BP – Dasar-dasar pembangunan Kota Baubau telah diletakkan Wali Kota Baubau AS Tamrin pada periode jabatan sebelumnya. Usai dilantik, Senin (24/09) AS Tamrin menyatakan siap untuk melanjutkan pembangunan Kota Baubau.

“Tidak ada program kerja 100 hari, satu hari saja bisa. Saya ini petahana tetap saya lanjutkan program,” katanya seperti dikutip dari antarasultra.

Lajutnya, pembangunan yang dijalankan harus dapat menjamin kesejahteraan masyarakat. Seperti pembangunan sarana pra sarana maupun pembangunan sumber daya manusia.

“Karena keterkaitan pembangunan harus komprenshif, integral dan holistik, tidak bisa sepotong-sepotong tapi harus memikirkan segala aspeknya,” imbuhnya.

Selain itu, saat ini beberapa SKPD lingkup Kota Baubau masih dipimpin pelaksana tugas. Hal ini juga menjadi perhatiannya untuk mengangkat pejabat defenitif untuk mendukung roda pemerintahan daerah.

“Akan menjadi perhatian serius, karena untuk efektifitas pelaksanaan pemerintahan,” tambahnya. (**)




KM Fungka Permata V Terbakar di Perairan Banggai

Tim SAR kendari saatbrefing siap menuju lokasi kejadian foto Humas Sar

 Delapan Orang Penumpang Dikabarkan Meninggal
Laporan: Hasrin Ilmi
BAUBAU,BP-Kapal Motor (KM) Fungka Permata V dilaporkan terbakar di perairan Pulau Sagu Kecamatan Bangkurung Kabupaten Banggai Laut Sulawesi Tengah jum’at (14/09) sekitar pukul 16.00 wita.Lokasi kecelakaan kapal tersebut dengan koordinat duga 02 0′ 41.67″S – 123 22′ 37.66″.

Humas Basarnas Kendari, Wahyudi melalui press realisnya jum’at malam (14/09) mengungkapkan, mendapat informasi ini pihak SAR kendari langsung menurunkan tim rescue basarnas kendari dgn menggunakan KN SAR Pacitan diberangkatkan menuju TKM untuk memberikan bantuan SAR.

“Sar menerima info dari La Safali salah satu keluarga penumpang sekitar pukul 19.50 wita. Dari laporan tersebut sekitar pukul 20.00 wita tim rescue menggunakan KN SAR Pacitan langsung diturunkan di TKP,’katanya.

Data yang diperoleh Baubau Post Kapal penumpang rute Baubau-Raha-Banggai Laut-Taliabo dan Sanana ini memuat total 101 orang. Kapal tersebut di nahkodai Andi Sulistiono.

Dirilis dari Elshinta.com, Kapolres Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah AKBP Idam mengatakan KM Fungka Permata V yang terbakar di sekitar sekitar pulau Tagong Sagu dan membawa 72 penumpang dengan 12 ABK. Tim gabungan terdiri dari Unit KP3 Polsek Banggai, Polsek Lobangkurung, Syahbandar Banggai, dan anggota Koramil Banggai yang dipimpin Mayor Inf. Jufri Halimu, turun ke lokasi kejadian dengan menggunakan speed boat milik KPLP Banggai.

“Kami menerima laporan musibah ini tadi sore sekitar pukul 16.45 Wita dan sesuai manivest, kapal itu membawa 72 penumpang dengan 12 ABK,” katanya

Kata Idam, pada pukul 18:50 Wita pihaknya menerima informasi dari Kepala Desa Tagong Sagu,Kecamatan Bangkurung, masyarakat sekitar telah menuju lokasi kejadian dan menemukan delapan orang meninggal dunia. Lokasi kejadian di sekitar pulau Tagong Sagu, Kecamatan Bangkurung, Pulau terluar Kabupaten Banggai laut yang berdekatan dengan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Namun hingga berita ini diturunkan penyebab terbakarnya kapal dan jumlah penumpang yang meninggal belum diketahui secar pasti. (***)




Husni Oba Akan Terima Bonus Rp 50 Juta dari Pemkot

KONI Baubau Siapkan Penyambutan Meriah

BAUBAU, BP- Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Baubau Dr HAS Tamrin memberikan apresiasi kepada atlit sepak takrau Baubau Husni Oba yang sudah menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia pada Asian Games yang baru saja digelar di Jakarta-Palembang. Walikota Baubau terpilih itu menyebutkan akan memberikan penghargaan dan bonus kepada PNS Baubau itu berupa uang sebesar Rp 50 juta.

“Untuk Husni Oba jangan dilihat jumlah uangnya, tapi lihatlah motovasinya. Juga masyarakat Baubau jangan membanding-bandingkan besarnya bonus itu, karena suasana Husni Oba sebagai atli Baubau beda juga dengan atlit daerah lain, begitu juga susana daerah kita berbeda dengan daerah lain,” katanya lugas.

Dr HAS Tamrin mengatakan sejak awal memimpin KONI Baubau memang sudah terpikir untuk kembali menggemakan olahraga. “Kalau slogan yang sebelumnya memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, itu sama saja dengan pernyataan saya menggemakan olahraga,” lanjutnya.

Sebelumnya, dua hari lalu ada rapat anggota tahunan KONI Baubau dan dirinya memimpin langsung rapat itu, “Saya sempat membahasakan bahwa kebetulan ini masih dalam suasana Asian Games saya ucapkan selamat kepada atlit peraih medali baik emas, perak, dan perunggu. Kebetulan ada putra Baubau Husni Oba membanggakan kita dan Indonesia karena dia berperestasi gemilang menyumbang medali emas untuk sepak takarau kelas kuadran, maka saya minta kita sambut khusus dan meriah kedatangannya,” tuturnya.

Penyambutan itu, katanya, dikandung maksud untuk memberikan support baik kepada Husni Oba sebagai atlit yang sudah berperestasi maupun atlit lain yang masih meniti karir. Sementara dari sisi pemerintah dan KONI memberikan penghargaan terhadap atlit-atlit berprestasi itu agar supaya imbas keberhasilan itu bisa menjangkiti atlit-atlit dan kader-kader lain yang punya potensi dibidang olahraga apa saja.

“Sudah saya sampaikan dalam rapat KONI, karena yang membenahi dan membina Cabang Olahraga kan KONI yang punya portofolio. Dalam rapat KONI itu saya sudah sampaikan bahwa bila ada atlit kita yang berpretasi seperti Husni Oba ini maka kita harus pikirkan untuk mewujudkan pemberian penghargaan dan bonusnya dengan menganggarkannya di APBD Perubahan. Karena sekarang tidak bisa lagi kita berikan bonus dari sesuatu yang tidak jelas asalnya, dari mana uangnya diambilkan?, dengan pengusaha atau bapak angkat juga tidak serta merta, perlu kehatia-hatian,” ucapnya.

Saat ini, lanjutnya, yang dianggap pemberian bonus resmi jalurnya hanya melalui APBD perubahan untuk Husni Oba. “Makanya terkait dengan penyambutan Husni Oba dan sekaligus usulan anggaran untuk bonus itu akan kita rapatkan lalu diusulkan ke Pemerintah daerah. (AT/ISTIMEWA)




Ali Mazi akan Lantik Tamrin-Monianse Tanggal 12 September

Dr HAS Tamrin: Saya Tetap Berharap Dilantik di Baruga Keraton

BAUBAU, BP- Waktu kepastian kapan Walikota dan Wakil Walikota Baubau terpilih Dr HAS Tamrin MH- La Ode Ahmad Monianse dilantik akhirnya terjawab setelah kepala Biro pemerintahan Provinsi Sultra Ali Akbar mengatakan pihaknya secara lisan sudah mendapatkan informasi itu dari staf kementrian dalam negeri dan pihaknya tinggal menunggu surat resmi.

“Konfirmasi lisan itu kami dapatkan terkait dengan adanya pelantikan jadwal gubernur dan Wagub terpilih periode 2018-2023 sekaligus jadwal pelantikan bupati/Walikota terpilih secara serentak pada Pilkada 2018. Jadi termasuk walikota Baubau akan dilantik tanggal 12 September 2018 bersamaan dengan Bupati Konawe,” tuturnya.

Walikota Baubau terpilih Dr HAS Tamrin MH ketika dikonfirmasi berkaitan dengan jadwal pelantikan itu mengatakan pihaknya juga baru mendapatkan informasi itu. Sebelumnya, kata Dr HAS Tamrin, ada informasi terkait jadwal pelantikan hasil pilkada serentak 2018 tapi sumbernya tidak resmi yaitu gubernur dan wagub Sultra akan dilantik tanggal 17 September, sementara walikota-wawali Baubau dilantik tanggal 20 September 2018.

“Lalu ada lagi informasi lain juga tidak resmi sumbernya yaitu gubernur-wagub dilantik tanggal 20 September 2018, sementara walikota-wawali dilantik tanggal 27 September. Tiba-tiba kemarin saya dapat informasi bahwa gubernur-wagub Sultra dimajukan pelantikannya tanggal 5 September 2017, sementara Waliko-wawali Baubau dilantik tanggal 12 September 2018,” tuturnya.

Karena itu bukan informasi yang tidak pasti, lanjutnya, maka Dr HAS Tamrin pun mengkonfirmasi kebenaran jadwal pelantikan Walikota-Wawali Baubau ke biro hukum kementrian dalam negeri (Kemendagri) melaluji pesan whatsapp dan dijawab sudah betul.

“Meskipun itu bukan informasi melalui surat resmi, tapi rasa-rasanya informasi dari kemendagri itu sudah betul bahwa pelantikan walikota-wawali Baubau terpilih periode 2018-2023,” ucapnya.

Menurut Dr HAS Tamrin, Presiden Ir Jokowidodo akan melantik Gubernur-Wagub Sultra di Jakarta, sementara walikota dan bupati akan dilantik oleh gubernur di daerahnya masing-masing. Bearti untuk Provinsi Sultra yang dilantik gubernur adalah walikota Baubau dan bupati konawe, sementara bupati kolaka menyesuikan dengan selesai masa tugasnya.

“Saya memang mengharapkan kepada Bapak Gubernur Ali Mazi, bila pusat memberikan ruang dan mandat memungkinkan walikota-wawali dilantik di Baubau maka saya tetap mengusulkan ke Pak Gubernur agar kami bisa dilantik di Kota Baubau di Baruga Keraton. Sampai saya bergurau kepada beliau bahwa Pak Nur Alam pada periode lalu melantik dirinya di Baruga Keraton, Pak Gubenur Ali Mazi juga mungkin bisa mempertimbangkannya,” katanya.

Bila Gubernur Ali Mazi berkenan melantik pihaknya di Baruga Keraton Buton, maka masyarakat akan senang dan merasakan kesakralan pelantikan Walikota-Wakil walikota Baubau oleh Gubernur Sultra. Selain itu, lanjutnya, akan memupuk kekompakan masyarakat Kota Baubau. (AT/istimewa)




Buka Rapat Anggota KONI Baubau, Dr HAS Tamrin Sebut Saatnya Olahraga Digemakan

H Masri : Baru 25 Cabor Yang Punya Kepengurusan

BAUBAU, BP-  Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Baubau Dr HAS Tamrin MH mengatakan sudah saatnya olahraga terus digemakan di Kota Baubau karena akan berimbas pada banyak hal termasuk dapat mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ketua KONI Kota Baubau Dr HAS Tamrin MH membuka rapat anggota KONI Baubau tahun 2018. Foto Ardi Toris

Pernyataan itu disampaikannya ketika memberikan sambutan sekaligus membuka rapat anggota pengurus KONI Kota Baubau tahun 2018, di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau, Sabtu (01/09).

Menurut Walikota Baubau terpilih periode 2018-2023 itu, KONI sebagai organisasi harus menerapkan prinsip-prinsip organisasi yang dikenal dengan planing, organizing, actuacting, dan controlling (POAC), dengan didukung unsur-unsur managemen meliputi  5 M yaitu man, money, material, methode, dan market.

“Semuanya akan berproses dan saling kait mengkait. Sebab tujuan kita adalah untuk meningkatkan prestasi para atlit, namun  kadang-kadang terkendala sinergisitas dari unsur-unsur tadi. Tentu pihak KONI selalu berkoordinasi dengan mitra-mitra KONI seperti pihak Dinas Pemuda dan  Olahraga serta Dinas pendidikan dan Kebudayaan,” tuturnya.

Dia menjelaskan dari sisi unsur  sumber daya manusia (SDM), katanya  SDM di KONI, SDM instansi-instansi terkait harus visi misi olahraganya bagus. SDM para atlitnya sendiri betul-betul menegakan kedisiplinan, menegakan kebersamaan, serta menegakan moral dan karakternya.

Dia mencontohkan kendala yang dimaksud misalnya tingginya minat masyarakat Baubau terhadap olahraga bola sementara lapangan masih terbatas. Meskipun pihak Pemkot diperiode pertamanya ketika dia jadi Walikota  sudah pernah  mengajukan usulan untuk pembangunan sarana olahraga (SOR), namun hingga saat ini belum terealisasi.

“Sebenarnya usulan pembangunan SOR itu sudah disahuti namun karena keuangan negara terbatas, ya…kita masih menunggu terus. Komisi X DPR RI pernah turun langsung meninjau lokasi pembangunan SOR di Kecamatan Lealea tahun 2015 dan usulan itu terus kita kawal hingga saat ini. Meski pun begitu, saya melihat olahraga di Baubau ini terus bergema seperti bola kaki dan futsal seiring dengan dicanangkan kejuaraan Walikota Cup sejak tahun 2016,” ucapnya mendapat aplaus dari pengurus KONI yang hadir.

Sebelum digalakkan walikota Cup olahraga di Kota Baubau ini mati suri. Namun begitu diselenggarakan walikota Cup I, kata Dr HAS Tamrin, jumlah club yang mendaftar ada 52. Sedangkan pada walikota Cup II yang menfaftar mencapai 105 club. Itu artinya olahraga di Baubau mulai bergema kembali. Dan kedepan, katanya, cabor lain akan digemakan juga seperti bola voly, basket, dan sepak takraw.

Dr HAS Tamrin menceritakan ketika bertemu Menpora Imam Nahrawi dan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ridwan Hisyam tahun 2015, sebenarnya Menpora sudah menyahuti akan datang di Baubau. Namun yang datang akhirnya rombongan komisi X DPR RI berjumlah 10 orang. Kedatangan mereka, lanjutnya, merupakan wujud kepedulian pemerintah pusat untuk membangun SOR di Baubau, hanya saja memang masih terkendala terbatasnya keuangan negara.

Ketua KONI Kota Baubau Dr HAS Tamrin MH berposa dengan pengurus Cabor se Kota Baubau. Foto Ardi Toris

Sehubungan dengan pekan olahraga provinsi (Porprov) yang akan digelar di Kabupaten Kolaka pada 5 Desember 2018, Dr HAS Tamrin mengaku belum memantau sepenuhnya. Karena itu dia meminta semua pihak harus mempersiapkannya termasuk pendanaannya.

“Kita akan menghadapi kendala terkait dengan atlit yang juara lalu tidak diberi bonus, ini akan menjadi pembicaraan publik. Terkait bonus atlit, pihak KONI harus membicarakanya  dengan kepala daerah karena sumber anggarannya dari APBD murni. Setelah juara harus ada bonus, ini juga belum bisa serta merta karena dana pembinaan saja tidak cukup,” tuturnya.

Kalau dipaksakan, lanjutnya,  nanti dijerat masalah sehingga perlu kehati-hatian tapi tetap memikirkan terwujudnya bonus untuk atlit yang berrestasi gemilang. “Kalau dulu kan ada dana taksis dan bisa berkolaborasi sama pengusaha menjadi bapak angkat. Sekarang sudah tidak bisa begitu lagi karena KPK akan memantau kinerja pemerintah daerah. Jadi terkait bonus ini memang harus dipikirkan secara matang,” katanya lagi.

Menurut Dr HAS Tamrin pihaknya memang menghadapi kendala memikirkan bonus atlit yang berprestasi sebab kalau ada atlit yang juara lalu pihaknya hanya memble saja maka akan menjadi bahan pembicaraan publik. Sementara kalau mau dikasih bonus, lanjutnya, anggarannya mau diambilkan dari mana, karena sumbernya sudah jelas dari APBD. Maka sarannya sejak dari awal harus sudah dapat dihitung dengan rinci agar bisa diusulkan pembahasannya melalui APBD.

“Jadi kalau ada iven-iven baik tingkat provinsi maupun tingkat nasional bila ada atlit berprestasi gemilang harus diberi bonus. Hanya saja kadangkala terkendala dengan 5 unsur tadi. Sementara disisi lain bonus itu dapat memotivasi para atlit untuk giat berprestasi.

Dia pun meminta agar dana pembinaan Cabang Olahrag  (Cabor) jangan dipersulit, kalau masih tidak cukup bicarakan dari awal. Karena olahraga ini  langsung menyentuh masyarakat yang sering kali jadi duta daerah. “Artinya semua penting tapi harus ada prioritas,” katanya singkat.

Doktor Ilmu Pemerintahan lulusan terbaik IPDN itu juga meminta penyeleksian atlit dilakukan secara fear agar yang berangkat di Porprov ke 13 di Kolaka adalah memang atlit berprestasi.

“Jangan ada yang saling sikut menyikut. Harus menjaga kekompakan dan kebersamaan serta kedisiplinan. Ini rumus kunci kesuksesan. Harus bisa saling memahami satu sama lain. Coba nonton itu ultimate fighting championship (UFC), kalau habis bertanding biar sudah babak belur langsung saling merangkul. Ini contoh sportivitas,” ucapnya.

Tapi kadang-kadang, kata Dr HAS Tamrin, biar atlitnya sudah saling berangkulan namun sporternya yang tidak bisa menahan diri sampai kadang-kadang juga merusak fasilitas pemerintah. Misalnya sporter sepak bola bonek Persebaya. “Ini bisa menjadi contoh pembelajaran  bagi kita agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri bahkan orang lain,” jelasnya.

Karena itu dia mengulangi lagi bahwa kekompakan internal para atlit, kekompakan di internal Cabor, kekompakan dilintas Cabor dan sinergisitas antara mitra-mitra KONI akan membuat KONI Baubau menjadi kuat dan berkontribusi pada suksesnya pembinaan atlit untuk berprestasi pada iven apa pun.

Kesempatan itu pula, Dr HAS Tamrin  mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul Adha, mohon maaf lahir dan bathin.
Selanjutnya karena sekarang ini masih dalam suasana asian games dan Indonesia merupakan tuan rumah maka Ketua Umum KONI Baubau mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya asian games dan atlit peraih medali emas, semoga bisa menjadi penyemangat bagi pecinta olahraga di Baubau dan Indonesia semoga tetap berada diperingkat keempat dengan sementara meraih 30 medali emas.

Sementara itu, Ketua Panitia H Masri MPd melaporkan rapat anggota tahunan KONI Baubau tahun  2018 berdasarkan AD/ART pasal 34 menyebutkan rapat anggota diselengarakan sekali dalam setahun. Tujuannya pertama untuk menindaklanjuti rapat anggota KONI Provinsi Sultra yang dilaksanakan pada tanggal 14-15 Agustus 2018.

“Kedua yaitu untuk membahas Cabor yang akan diikutkan pada Porprov di Kolaka. Serta menetapkan nomor Cabor yang diikutkan seleksi di Kota Baubau,” ucapnya.  Masri mengatakan Porprov Kolaka akan memperlombakan dan mempertandingkan  33 Cabor. Sementara Kota Baubau baru ada 27 Cabor dan baru  25 Cabor yang lengkap kepengurusannya. Karena syarat ikut Porprov, lanjutnya, harus punya kepengurusan Cabor.

“Pada rapat anggota KONI Baubau saat ini, dari 25 Cabor telah hadir 19 Cabor.  Artinya berdasarkan AD/ART KONI sudah memenuhi sarat untuk  diselenggarakan rapat anggota KONI Kota Baubau tahun 2018,” tuturnya. (AT/Istimewa)




Dr HAS Tamrin: Tidak Elok Membangun Opini Monianse Siap Lawan Tamrin

BAUBAU, BP- Isu Pilpres 2019 yang coba dikerucutkan hingga ke Kota Baubau dengan membangun opini seolah-olah Wakil Walikota Baubau terpilih La Ode Ahmad Monianse akan melawan Walikota Baubau terpilih Dr HAS Tamrin MH dinilai tidak elok atau isunya tidak layak dipublikasikan.

“Saya sudah membaca juga beritanya disalah satu media terkait isu Monianse akan melawan saya di Pilpres 2019. Pak Monianse ini kan wakil saya nanti kalau kami jadi dilantik. Jadi tidak layak kalau saya harus berhadap-hadapan apalagi lawan melawan, tidak elok itu,” kata Dr HAS Tamrin, Kamis (30/08).

Dia menegaskan kalau menyangkut Pilpres baiknya jangan digeneralisasikan. Sebab Pilpres itu, lanjutnya, urusan dari pusat sampai ke daerah, jangan dilihat dalam konteks lain. Kalau dilihat dalam konteks irisan antara PAN dengan PDIP, katanya, boleh-boleh saja. “Tapi jangan dikonstruksi dan dipreposisikan kepada person Monianse melawan saya atau saya melawan Monianse, itu tidak elok,” katanya mengulangi.

Dr HAS Tamrin menyebutkan alasan ketidakelokan berita itu karena keduanya merupakan satu paket ketika maju di Pilwali 2018 lalu, kemudian dari sekarang sudah memperhadap-hadapkan dirinya dengan Ahmad Monianse padahal pihaknya belum dilantik.

“Apa benar Pak Monianse berbicara seperti yang ditulis dalam media itu, saya juga tidak tahu dan memang saya  mau mengklarifikasi itu. Baiknya Pak Monianse juga mengklarifikasi apa benar siap mau melawan saya seperti judul berita itu,” tuturnya.

Sebaiknya, kata Dr HAS Tamrin, jangan meributkan atau membangun isu tidak elok seperti itu. Bila sudah dilantik nantinya fokus bekerja dulu. Doktor ilmu pemerintahan itu mengatakan bila sudah resmi jadi walikota dan wakil walikota Baubau berarti keduanya merupakan pemerintah sehingga yang diutamakan adalah bekerja dulu tanpa melihat personnya.

“Setelah dilantik nanti kita akan mewujudkan visi misi Tampil Manis. Lalu karena kita merupakan pemerintah maka kewajiban kita juga melaksanakan visi misi pemerintahan yang ada sekarang yaitu visi misi Presiden Jokowi dengan nawacitanya. Pembangunan itu kan mengalir dari pusat, ke provinsi, hingga ke kabupaten/kota. Ini yang benar, bukan diperhadap-hadapkan begini apalagi diperlawan-lawankan,” katanya lugas.

Dr HAS Tamrin menegaskan baginya tidak ada rumus berhadap-hadapan dengan siapa saja, apalagi dengan wakilnya. “Dengan Paslon yang kita ungguli suaranya saja tidak ingin kita berhadap-hadapan, apalagi sesama kita. Jadi memang saya berharap Pak Monianse juga meluruskan berita itu, tidak elok kita diperlawankan satu sama lain,” tuturnya. Dia pun meminta kepada media agar tidak mendramatisir suatu pernyataan.

Terkait dengan Pilpres 2019, kata Dr HAS Tamrin, keempat figur yang berkompetisi di Pilpres merupakan idola masyarakat Indonesia. “Pak Jokowi merupakan tokoh nasional yang sudah memimpin negara ini dan sudah membangun. Pak Makruf Amin merupakan ulama besar yang kita hormati. Lalu Pak Prabowo merupakan tokoh nasional yang kita kagumi dan Sandiaga Uno merupakan tokoh nasional dengan segala prestasinya,” ucapnya.

Dia berharap semua pihak berkontribusi melahirkan demokrasi yang baik dengan tidak memvonis orang per orang sudah berpihak ke sana atau ke sini dan tidak dalam posisi diperhadap-hadapkan. Masing-masing tentu punya trik-trik dalam berdemokrasi tanpa harus menciderai satu sama lain.

“Sekali lagi saya minta jangan digeneralisasi hanya karena ada irisan partai. Apalagi empat figur yang bertarung di Pilpres itu adalah idola kita semua. Jadi jangan bangun opini seolah-olah kita ini sudah diperhadap-hadapkan, bahkan lebih kasar dari itu seolah-olah kita ini sudah baku lawan, padahal itu tidak mungkin,” tutupnya. (AT/ISTIMEWA)




Menang Pilwali di Sorawolio, Dr HAS Tamrin Ucapkan Terimakasih

Jadwal Pelantikan Walikota Terpilih, Tampil Manis Masih Tunggu Kabar dari Kemendagri

BAUBAU, BP- Walikota Baubau terpilih Dr HAS Tamrin MH memberikan apresiasi kepada masyarakat di Sorawolio karena dinilai telah konsisten memberikan suaranya untuk memilih dan memenangkan pasangan Tampil Manis pada perhelatan Pilkada Baubau tanggal 27 Juni 2018. Dr HAS Tamrin mengatakan di Kecamatan Sorawolio ini pasangan Tampil Manis menang dalam Pilkada lalu.

Walikota Baubau terpilih Dr HAS Tamrin MH ketika menghadiri pesta adata mata’a di Kelurahan Bugi Kecamatan Sorawolio. Foto Ardi Toris

Apresiasi positif itu disampaikan doktor ilmu pemerintahan itu ketika memberikan sambutannya pada pesta adat mata’a yang digelar masyarakat Ciacia Laporo yang berada di Kecamatan Sorawolio. “Kita tidak bisa memungkiri bahwa kita baru saja melewati Pilwali Baubau. Kita sudah melewati semuanya dan patut kita bersyukur semua karena Pilkada berlangsung secara aman, damai, dan Jurdil, meski disana sini kita tahu masih ada riak-riak namun itu bisa diatasi,” kata Dr HAS Tamrin, Rabu (29/08), di Baruga Bugi.

Pada kesempatan itu, Dr HAS Tamrin menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu  kabar dari Kemendagri terkait jadwal pelantikan Walikota Baubau terpilih. menurutnya, pasca DPRD Kota Baubau memplenokan penetapan Walikota Baubau terpilih pada tanggal 16 Agustus 2018, untuk kemudian diserahkan ke Pemprov Sultra, sampai dengan kemarin (Selasa 28/08-red), belum ditandatangani gubernur untuk diteruskan ke Kemendagri.

“Kemungkinan kita akan dilantik pada tanggal 20 September 2018 atau 27 September 2018. Lokasinya bisa juga kita dilantik di Jakarta atau di Kota Baubau. Baiknya kalau saya, kita dilantik di Kota Baubau di Baruga Keraton, karena periode lalu kita dilantik di Baruga. Tapi kita menunggu saja mana baiknya,” ucapnya.

Dr HAS Tamrin mengatakan pelantikan itu bukanlah akhir dari perjalanan. Pihaknya masih akan jalan terus dan bahu membahu membangun Kota Baubau ini secara bersama-sama, sesuai proporsi dan profesi masing-masing. “Tidak mugkin hanya Tamrin sendiri bisa membangun Baubau,” lanjutnya.  Semua harus terlibat termasuk pihak keamanan, swasta, dan seluruh masyarakat Baubau.

Pada kesempatan itu, atasnama pribadi dan sekaligus mewakili Tampil Manis mengucapkan terima kasih kepada penyelengara Pilkada yaitu KPUD dan Panwaslih Baubau beserta jajarannya yang telah menyelenggarakan Pilwali dengan Jurdil. Ucapan terimakasih pula kepada pihak TNI dan Polri beserta jajarannya kerana sudag menciptakan rasa aman dan damai selama Pilkada.

“Juga kepada Tim-tim saya serta seluruh relawan Tampil Manis yang selalu solid memenangkan pasangan Tampil Manis. Seluruhnya saya beri apresiasi,” katanya lugas. (AT/ISTIMEWA)




Sebagai Warga Kehormatan Ciacia Laporo, Dr HAS Tamrin Beri Sambutan di Pesta Adat Mata’a

BAUBAU, BP-Pesta adat Mata’a yang diselenggarakan masyarakat Sorawolio mengundang khusus Walikota Baubau terpilih Dr HAS Tamrin, MH, Rabu (29/08). Pada kesempatan itu, Dr HAS Tamrin memberikan kata sambutan dihadapn tokoh adat, tokoh masyarakat, masyarakat Ciacia Laporo, dan para undangan.

Dalam sambutannya Dr HAS Tamrin mengatakan mengetahui betul bila masyarakat di Sorawolio selalu melaksanaan pesta adat mata’a dalam suasana keakraban dan kebersamaan di Baruga Bugi. Dia pun mengucapkan rasa syukur karena acara itu sudah dilaksanakan meskipun banyak pejabat daerah di Baubau yang diundang tapi belum sempat menghadiri.

Walikota baubau terpilih Dr HAS tamrin MH menghadiri pesta adat mata’a di kelurhan Bugu, Kecamatan Sorawolio Foto Ardi Toris

“Mungkin masih ada tugas penting yang mereka harus hadiri dan kita harus maklumi. Namun saya kira tidak mengurangi kesakralan dari acara adat mata’a ini. Karena ini juga masih dalam suasana lebaran Idul Adha maka saya juga mengucapkan selamat merayakan lebaran Idul Adha sekaligus saya mohon maaf lahir dan bathin,” ucapnya.

Pesta adat Mata’a tahun ini mengambil tema ‘Posambua Sebagai Implementasi Rasa Syukur dan Saling Berbagi dalam Kehidupan masyarakat Ciacia Laporo, demi Menyokong Pembangunan Sumber Daya Manusia Kota Baubau yang Berkarakter, Bermartabat, dan Berbudaya. Menurut doktor ilmu pemerintahan itu tema ini merupakan tujuan yang harus dicapai utamanya untuk SDM yang berkarakter, bermartabat, dan berbudaya.

“Kemarin saya dibawakan undangan oleh Pak camat, lalu saya disampaikan diberi ruang untuk memberikan kata sambutan. Saya bilang sekarang ini saya belum dilantik jadi Walikota, mungkin belum bisa saya bawakan kata sambutan. Lalu Pak Camat mengingatkan saya bahwa kehadiran sayadalam pesta adata mata’a ini adalah sebagai warga kehormatan karena pernah dinobatkan oleh para tokoh adat di Sorawolio. Buktinya baju adat yang saya pakai ini diberikan langsung oleh para orang tua kita di sini. Jadi baju ini saya tidak jahit sendiri,” katanya menceritrakan kisahnya.

Dr HAS Tamrin pun merasakan adanya ikatan bathin dengan masyarakat Ciacia Laporo yang ada di Sorawolio. Sebagai bukti ikatan bathin itu, lanjutnya, ketikan dia memimpin Kota Baubau pada periode pertama masyarakat Sorawolio sudah bisa merasakan bagaimana perhatiannya dalam mewujudkan pembangunan di Kecamatan Sorawolio dalam suasan damai dan dalam bingkai nilai-nilai PO5.

“Tentu tahun depan insya allah pesta adat mata’a ini akan lebih ramai dan lebih semnarak lagi. Insya Allah tanggal 20 September 2018 nanti walikota Baubau sudah dilantik dan kita akan semarakan lagi acara-acara budaya seperti ini, sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kita, jangan dipaksakan biarkan dia mengalir saja, yang dibutuhkan adalah kekompakan dan kebersamaan kita,” tuturnya. (AT/ISTIMEWA)