Cabor Atletik Baubau Sumbang Delapan Medali

Peliput: Fardin JS

KOLAKA, BP – Tim atletik Kota Baubau berhasil mengumpulkan delapan medali dipersembahkan untuk Kota Baubau. Delapan medali yang didapatkan yakni empat emas, tiga perak dan satu perunggu.

Pelatih Atletik Kota Baubau Amir, saat dikonfirmasi, mengatakan delapan medali yang berhasil didapatkan terdiri dari beberpa nomor lomba atletik yang dipertandingkan. Untuk kelas atletik lompat jauh mempersembahkan satu emas dan satu perak, jungkit putri satu emas dan saru perak.

Lanjutnya, lari 10 kilometer putri satu emas, lari 4×1 putri satu emas dan 4×1 putra perak.

“Kami sudah berjuang semaksimal mungkin untuk meraih yang terbaik,” ungkapnya.

Kata dia, ada keunikan tersendiri dari tim atletik putri lari 10 kilometer. Pasalnya atlet yang diturunkan merupakan atlet termuda yang diikuti seluruh peserta Porprov dan berhasil meraih juara pertama. Tidak ada pembinaan khusus yang diberikan kepada atlet termuda tersebut, semua latihan yang diberikan sama dengan atlet-atlet atletik Kota Baubau.

“Dia memang mantap, apapun program latihan yang diberikan tetap dia ikuti,” tandasnya. (**)




Pebasket Putri Baubau Harus Puas dengan Medali Perunggu

Pelatih Akui Ada Kemunduran

Peliput: Fardin JS

KOLAKA, BP – Harapan cabang olahraga (cabor) basket putri Kota Baubau untuk meraih emas harus pupus. Tim ini harus puas dengan medali perunggu setelah menumbangkan tim basket putri Kabupaten Muna di semifinal Basket Porprov Sultra, Senin (10/12).

Pelatih tim Basket Putri Baubau Wayura saat dikonfirmasi usai pertandingan di Stadion Gelora Kolaka, mengatakan timnya menargetkan emas pada kejuaraan basket ini. Namun setelah ditumbangkan tim basket putri Kabupaten Konawe, sehingga harus memperebutkan medali perunggu melawan Kabupaten Muna.

Ia mengakui, jika tim pebasket Putri didikannya mengalami kemunduran dari Porprov Sultra ke XII di Kabupaten Butur lalu dengan meraih juara pertama.

“Kemarin kami kalah tiga poin melawan Konawe dan kami harus puas dengan posisi ketiga di Porprov ke XIII ini,” katanya.

Setidaknya, pihaknya masih dapat mempertahankan tradisi untuk mendapatkan medali meskipun hanya perunggu. Wayura berharap pertandingan ini menjadi titik awal untuk pebasket Baubau bersaing di iven-iven selanjutnya. (**)




Voli Pantai Putra Baubau Kalah di Babak Final

Peliput: Fardin JS

KOLAKA, BP- Tim Voli Pantai Putra Kota Baubau yang menurunkan dua pemain andalan Wahyu dan Yogi harus puas dengan meraih medali perak.

Pasalnya tim voli pantai putra Kota Baubau dikalahkan Kabupaten Kolaka Utara di babak Final, Senin (10/12).

Pantauan media ini, di babak pertama Kota Baubau berhasil memimpin pertandingan dengan skor 21:18. Namun saat memasuki babak kedua keadaan berbalik. Para pemain Kolaka Utara mulai melakukan penyerangan dan berhasil unggul dengan skor 13:21.

Saat memasuki babak penentuan di babak ketiga, Baubau mulai ketinggalan angka dan tim Kolaka Utara berhasil menjadi juara pertama. Sedangkan Kota Baubau harus puas dengan meraih medali perak untuk dipersembahkan ke Pemerintah Kota Baubau.
Meski demikian, ketua kontingen Kota Baubau mengapresiasi kegigihan pemain yang telah berjuang untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Kota Baubau. (**)




Medali Emas Kota Baubau Lampaui Perolehan Porprov di Butur

Peliput: Fardin JS

KOLAKA, BP – Raihan medali emas Kota Baubau di Porprov Sultra ke XIII sudah melampaui perolehan emas saat Porprov Sultra ke XII di Kabupaten Butur. Empat tahun lalu,

Kota Baubau meraih sebanyak 19 medali emas, 22 medali perak dan 18 perunggu.

Ketua Kontingen Kota Baubau Drs H Masri MPd, mengatakan saat ini perolehan medali emas Kota Baubau telah melampaui emas yang pernah didapatkan saat Porprov Sultra di Kabupaten Buton Utara.

Medali emas yang diperoleh sudah mencapai 24 keping, 35 perak dan 37 perunggu.

Masri optimis, emas untuk Kota Baubau akan terus bertambah karena beberapa cabor kontingen Baubau akan berlaga di babak final.

“Emas saat ini akan terus bertambah karena beberapa cabor akan bertanding di final,” ungkapnya.

Cabor yang akan bertanding di final yakni panjat tebing, pencak silat dan taekwondo. Ia berharap, cabor yang bertanding di final dapat meraih medali emas dan mengarumkan nama baik Kota Baubau. (**)




Atlet Renang Baubau Koleksi 24 Medali

Peliput: Fardin JS

KOLAKA, BP- Cabang olahraga (cabor) selam telah menyumbangkan puluhan medali untuk Kota Baubau. Tercatat sudah 24 medali yang disabet selama ajang Porprov Sultra ke XIII di Kabupaten Kolaka.

Pelatih renang Kota Baubau Atot Risaldi SPd kepada media ini, mengatakan 24 medali yang diraih terdiri dari enam keping medali emas,12 keping medali perak dan enam keping medali perunggu. Kata dia, dari 12 kabupaten/kota yang mengikuti cabor renang, hanya empat daerah yang mendominasi yakni Kota Baubau, Kota Kendari, Kabupaten Muna dan tuan rumah Porprov XIII Kabupaten Kolaka.

Meski tidak memiliki kolam renang untuk menjadi sarana latihan di Kota Baubau, pihaknya dapat membuktikan diri jika dapat bersaing dengan kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sultra.

“Jadi kita latihan menggunakan laut. Pemusatan latihan renang menjelang Porprov dilakukan di laut Waruruma, karena kita sudah survei hanya laut di Waruruma yang memenuhi standar untuk latihan,” ungkapnya.

Melihat keadaan itu, pihaknya berharap agar pemerintah Kota Baubau dapat termotivasi membuatkan sarana kolam renang tempat para atlet berlatih. Menurutnya, keadaan saat latihan di laut dan saat bertanding berbeda, sehingga menjadi kendala tersendiri bagi atlet untuk menyesuasikan diri.

Peraih medali emas renang putra Jalaludin Muhammad Akbar, berharap agar pemerintah Kota Baubau segera merealisasikan sarana kolam renang agar atlet-atlet renang dapat berlatih dengan maksimal.

Dari 16 nomor renang yang diikutinya, ia berhasil meraih 13 medali sekaligus yakni lima emas dan delapan perak.

Ia menjelaskan, kunci kesuksesannya meraih medali yakni tekun berlatih dan patuh kepada arahan yang diberikan pelatih saat latihan dan maupun bertanding.

“Arahan pelatih untuk kebaikan kita sendiri. Pemerintah segera buatkan kolam jangan hanya dijanji-janji,” tandasnya. (**)




Cabor Selam Sumbang 15 Medali untuk Baubau

Peliput: Fardin JS

KOLAKA, BP- Atlet Kota Baubau berhasil meraih medali emas terbanyak pada Cabang Olahraga (Cabor) Selam dan bisa membuktikan eksistensinya sebagai lawan terkuat di Porprov Sultra XIII, di Kabupaten Kolaka.

Pelatih Selam Kota Baubau Muh Husni Ganiru saat dikonfirmasi Baubau Post, Minggu (09/12), mengatakan pihaknya berhasil meraih enam mendali emas dari sembilan kelas yang diperlombakan. Selain itu, anak didiknya juga meraih enam perak dan tiga perunggu dan total medali yang dipersembahkan untuk Kota Baubau dari cabor selam sebanyak 15 medali.

“Dari sembilan kelas yang dipertandingkan kita berhasil dapat enam mendali emas,” katanya.

Dirincikannya, seluruh kelas fin swimming berhasil dijuarai oleh anak didiknya dengan tiga emas. Sedangkan untuk kelas Orientasi Bawah Air (OBA) juga mendapat tiga emas, empat perak dan dua perunggu.

Ia mengaku atlet selam asal Baubau tidak begitu kesulitan saat menjalani perlombaan, karena olahraga selam sudah dijadikan hobi.

Salah seorang atlet peraih medali emas cabor selam dari kelas star course Hasrudin Barizi, mengatakan dalam menghadapi Porprov para atlet sudah melakukan latihan rutin sejak dua bulan sebelumnya. Namun, yang menjadi kendala utama saat bertanding yakni peralatan yang digunakan Kota Baubau masih sangat minim dan tertinggal jauh dari peserta-peserta selam lainnya.

“Ketika orientasi bawah laut, kita bandingkan peralatan dengan tim-tim lawan kita kalah jauh sekali. Harga kompas kita hanya Rp 350 ribu sedangkan yang kita lawan kompasnya sampai Rp 6 juta,” jelasnya.

Meski demikian, atlet selam Baubau tidak putus asa dan berhasil menunjukkan yang terbaik. Untuk itu ia berharap Pemerintah Kota Baubau dapat membantu memfasilitasi kelengkapan selam bagi tim selam Kota Baubau.

“Kami mungkin masih awam di Kota Baubau, namun dengan perolehan ini kami bisa buktikan tim selam Baubau bukan kaleng-kaleng,” tandasnya. (**)




Beberapa Rombongan Cabor akan Pulang ke Baubau

Masri: Kita Butuh Mereka Sebagai Suporter

Peliput: Fardin JS

KOLAKA, BP– Beberapa hari ke depan rombongan Cabang Olahraga (Cabor) akan kembali ke Kota Baubau. Meski penyelenggaraan Porprov Sultra ke XIII belum selesai.

Kembalinya rombongan ke Kota Baubau karena cabor telah gugur dalam perlehatan Porprov Sultra, maupun cabor yang telah menyelesaikan pertandigannya dan berhasil meraih juara.
Beberapa cabor yang gugur dan akan kembali ke Kota Baubau seperti cabor basket, futsal dan balap sepeda. Sedangkan Cabor yang telah menyelesaikan pertandingan dan akan bertolak ke Baubau yakni renang dan selam.

Ketuan Harian Koni Baubau Drs H Masri MPd, saat dikonfirmasi mengatakan cabor-cabor yang telah gugur masih akan menetap beberapa hari untuk memberikan suport kepada cabor yang akan bertanding.

“Mereka masih mau nonton dan akan menjadi suporter untuk menyemangati cabor lain yang akan bertanding selanjutnya,” tandasnya.

Untuk diketahui, Cabor Selam yang akan dahulu bertolak ke kembali ke Kota Baubau karena telah menyelesaikan pertadingannya dan berhasil membawa pulang enam emas. (**)




Ditumbangkan Wakatobi, Pebasket Putra Baubau Gagal ke Semifinal

Peliput: Fardin JS

KOLAKA, BP- Pebasket Putra Baubau harus memupuskan harapannya untuk kembali berlaga ke semifinal di Porprov Sultra, setelah gugur melawan Kabupaten Wakatobi, Sabtu malam (08/12).

Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Kolaka itu menunjukan persaingan yang begitu ketat untuk memperebutkan skor. Pada babak pertama pertandingan, Baubau tertinggal dua angka dari wakatobi dengan skor 9:11.

Saat babak kedua, Kota Baubau berhasil menyamakan kedudukan dengan skor 15:15 dan babak ketiga Baubau telah memipin kedudukan dengan skor 25:23.

Namun, meski telah memimpin dua angka di babak ketiga, saat memasuki babak ke empat Wakatobi mulai menguasai jalannya pertandingan.

Pada menit-menit terakhir Wakatobi berhasil memimpin pertandingan dan hingga waktu selesai Baubau hanya tertinggal satu angka dengan skor akhir 33:34.

Pantauan media ini, usai pertandingan pebasket Putra Baubau meneteskan air mata karena tidak berhasil lolos ke semi final. (**)




Hari Keempat, Baubau Sabet 89 Medali di Porprov Sultra

Klasemen Sementara Baubau Diposisi Keempat

Peliput: Fardin JS

KOLAKA, BP- Memasuki hari ke Empat di Porprov Sultra, Kota Baubau telah berhasil meraih 89 medali dari berbagai macam Cabang Olahraga (Cabor). Dengan demikian Kontingen Kota Baubau saat ini berada pada posisi keempat.

Ketua Harian KONI Baubau Drs H Masri, MPd saat dikonfirmasi Baubau Post, Minggu (09/12), mengatakan hari ke empat di Porprov Sultra Kota Baubau telah mendapatkan 89 medali yang terdiri dari 22 emas, 31 perak, dan 36 perunggu.

Pihaknya optimis medali akan terus bertambah karena masih banyak cabang olahraga lain yang belum bertanding. Beberapa cabor lain juga masih dalam proses bertanding

“Masih ada beberapa cabang olahraga lagi yang sementara berjuang, semoga mendapatkan medali” katanya.

Untuk saat ini, cabor penyumbang terbanyak medali emas yaitu cabor selam dan renang dengan masing-masing medali enam keping emas.

“selam dan renang masing-masing sumbang enam emas dan disusul atletik dengan empat emas,” tandasnya. (**)




Atlet Lari 10 Kilometer Sumbang Satu Medali Emas untuk Baubau

Yani Sempat Takut Sebelum Berlomba

Peliput: Fardin JS

KOLAKA, BP- Pundi-pundi medali emas untuk Kota Baubau kembali bertambah. Dari cabang olahraga Atletik lari nomor lari 10 kilometer atas nama Yani, berhasil menyumbang satu medali emas di Porprov Sultra XIII, Jum’at (07/12).

Peraih medali emas lari 10 kilometer Yani, merasa senang dan bahagia karena di penampilan perdananya berhasil mempersembahkan prestasi terbaik untuk daerahnya. Pelari termuda ini mengalahkan lawan terberatnya dari Kota Kendari.

“Saya yakinkan diri untuk menang, hanya percaya diri dan yakin untuk menang,” tuturnya.
Pelatih Atletik La Nusuri saat dikonfirmasi media ini, mengatakan untuk mencapai prestasi yang terbaik, pihaknya telah melakukan latihan rutin sebelum Porprov Sultra digelar. Ia juga terus menanamkan rasa percaya diri kepada anak didiknya agar tidak grogi saat tampil dan melawan pesaingnya.

“Sebelum dilaksanakannya perlombaan, Yani sempat bisik saya kalau ia takut untuk bertanding. Namun saya motivasi dia jangan takut, orang lain lari kamu juga ikut lari,” jelasnya.
Lanjutnya, Yani memang telah dipersiapkan sejak tiga tahun lalu. Dirinya berbangga karena hasil gemblengan selama ini membuahkan hasil terbaik di Porprov.

“Ini pertama yang diikuti Yani dan Alhamdulilah sudah berhasil meraih prestasi,” ungkapnya. (**)