Peliput: Gustam — Editor: Ardi Toris

PASARWAJO, BP- Setelah hampir dua tahun ditutup, Akademi Keperawatan (Akper) Buton kini muncul dengan wajah baru, dibawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yakni Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Kendari.

Dengan nama baru Poltekkes Kemenkes Kendari tersebut, Akpes Buton siap menerima kembali calon mahasiswa baru.

Hal itu diungkapkan langsung Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buton H Djufri. Kata dia, pihaknya kini tengah menunggu izin operasional dari Ditjen Dikti.

Proses penyerahan berkas Akper Buton dari kementerian kepada Pemkab Buton Foto Gustam–BaubauPost

“Cepat dan lambatnya itu nanti kita mau buka, tergantung nanti setelah abis merger di Poltekkes Kendari kan, harus diurus lagi izin operasionalnya melalui Menteri Pendidikan atau Dirjen Dikti,” kata Djufri.

“Paling lambat mungkin tahun 2021, paling lambat, tapi saya perkirakan mudahan-mudahan bisa kita buka tahun 2020 (penerimaan Mahasiswa Baru-red),” tambahnya.

Djufri menceritakan butuh waktu lama dalam merampungkan berkas Akper Buton. Pasalnya, ia harus mencari kembali arsip yang berkaitan dengan Akper Buton.

Ia pun harus bolak balik Kendari dan Jakarta untuk mengurus berkas tersebut. Berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sultra dan kementerian, sebelum akhirnya mendampingi Wakil Bupati Buton Iis Elianti mempresentasekan terkait Akper Buton ke kementerian.

“Setelah tidak ada masalah, kita buat berita acara serah terima dokumen dan sebagainya, dan Akper ini sudah bisa dimerger,” pungkas Djufri. (*)

Pin It on Pinterest