WANGI-WANGI, BP – Pemerintah Kabupaten Wakatobi mendapat kritikan di media sosial terkait lambanya penyaluran bantuan dampak Covid-19. Menanggapi kritikan itu, Bupati Arhawi angkat bicara.

Saat membawa sambuatannya di hadapan masyarakat BLT di SMP 1 Wangi-wangi pada Jumat (08/05), Arhawi menjelaskan, jika bantuan tersebut mulai disalurkan beberapa waktu lalu. Penyaluran bantuan menurut dia, cukup dilakukan Dinas Sosial saja.

“Tapi karena banyaknya kritik saran yang bermunculan di media sosial bahwa Kenapa Pemda Wakatobi sampai hari ini belum menyalurkan bantuan kepada masyarakat kita sehingga saya hadir,” katanya.

Kehadirannya itu kata dia, sekaligus membuktikan bahwa Pemda Wakatobi juga menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat. Sementara terkait bantuan yang sedikit lamban ini dikarenakan Dinsos masih melakukan pendataan masyarakat di seluruh Desa/Kelurahan.

“Siapa kira-kira yang berhak untuk mendapatkan bantuan tunai langsung ini karena ada juga data dari dinas sosial tentang PKH juga di dalamnyanya mereka ini setiap bulannya mendapatkan bantuan ini. Bahkan ada bantuan pangan langsung juga dari Dinsos itu juga tersalurkan setiap bulan,” tambahnya.

Kemudian, Pemda Wakatobi juga tetap bekerja sesuai petunjuk yang diamanatkan oleh peraturan pemerintah dan undang-undang tentang penyaluran bantuan sosial. Sehingga ia menjamin bantuan tersebut akan diterima oleh yang berhak.

“Pemerintah sangat hati-hati bahkan tidak akan mengambil kesempatan untuk memakan uang rakyat tentang bantuan ini,” ujarnya.

Pihaknya berharap, upaya pemerintah melalui Dinas Sosial dapat mengakomodir seluruh masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan dampak Covid-19.

Peliput: Zul Ps

Pin It on Pinterest