BAUBAU, BP – Program Keserasian Sosial merupakan salah satu program Kementerian Sosial RI dalam penanganan masalah konflik sosial. Kegiatan ini akan dilakukan terus menerus agar setiap kelurahan yang ada di Kota Baubau lebih kondusif.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Baubau Nasruddin Mukmin mengatakan tujuan dari program tersebut adalah untuk menciptakan suatu tatanan kehidupan sosial yang serasi dan harmonis dilandasi oleh nilai dasar kebersamaan, toleransi, saling menghargai dan menghormati. Sehingga dapat membangun, memantapkan dan mengembangkan serta memelihara kembali kehidupan bersama di antara anggota masyarakat.

Lanjut, dalam kegiatan ini ada beberapa yang dia lakukan baik kegiatan non fisik maupun fisik. Dalam kegiatan fisik dibuat prasarana ibadah, lampu jalan dan juga berbagai macam kegiatan yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.

“Bentuk kegiatan keserasian sosial berupa kegiatan fisik maupun non fisik dengan melibatkan unsur masyarakat. Program tersebut baru dapat diwujudkan dalam bentuk kegiatan fisik seperti pembuatan sarana jalan kampung, rehabilitasi sarana ibadah, pembuatan lapangan olahraga, rehabilitasi saluran air lingkungan, pengadaan air bersih, pembuatan sarana penerangan lingkungan dan pembuatan tugu keserasian sosial,” jelasnya.

Walaupun pelaksanaan program belum mendapatkan hasil yang maksimal, tetapi apa yang telah dihasilkan dari program tersebut telah banyak manfaatnya baik bagi pelaku konflik maupun bagi masyarakat di lingkungannya.

Sebelumnya kegiatan ini sudah dilakukan pada tahun 2015, mengingat untuk di Kota Baubau sendiri masih sangat rentan terjadi konflik yang ada antara pemuda dan masyarakat. Sehingga dengan kegiatan yang dilakukan bidang Limjamsos Dinsos Baubau kembali medapatkan kepercayaan untuk melakukan pembinaan dua forum kesejateraan sosial yang ada di Kota Baubau.

“Khusus untuk Kota Baubau, program kementeriaan ini hanya pernah direalisasikan pada tahun 2015 dengan forum KS sebanyak 3 forum. Mengingat konflik sosial yang sangat rentan terjadi di antara para pemuda dan masyarakat di Kota Baubau dan dengan ada konflik sosial yang terjadi pada tahun ini di kabupaten tetangga, dimana konflik itu dapat memicu warga kita yang ada di Baubau maka dengan upaya pencegahan atas terjadinya konflik di kabupaten tetangga melalui bidang linjamsos dinas sosial tahun ini kembali mendapat kepercayaan untuk membentuk dan membina 2 forum Keserasian Sosial di Kota Baubau,” ulasnya.

Dengan kembali adanya forum ini diharapkan Baubau menjadi kota yang kondusif dan harmonis, dan juga pemuda dan masyarakat bisa menciptan kenyamanan dan keamanan. (#)

Peliput: LM Syahrul

Pin It on Pinterest