Peliput: Gustam Editor: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Baubau terus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya sistem administrasi kependudukan (SAK). Salah satunya dengan menggelar sosialisasi di Aula Kantor Walikota Baubau, Jumat (08/12).

Hadir dalam kegiatan itu Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh SH MH sebagai pemateri. Dalam materinya Zudan menegaskan tidak boleh ada pungutan biaya dalam kepengurusan SAK. Dijelaskannya, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk meringankan masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan.

“Pemerintah mempunyai strategi dalam membantu masyarakat melakukan administrasi kependudukan. Misalnya dalam mengurus KTP, itu masyarakat cukup dengan membawah fotocopy KK, tidak lagi membawa surat pengantar RT/RW dari kelurahan,” katanya.

Zudan menjelaskan, semua data masyarakat yang melakukan administrasi kependudukan tersimpan aman di server Kemendagri. Hal itu dapat meninimalisir kecurangan bertempat tinggal ganda.

“Semua data ibu bapak dapat dibuka di server dari sejak lahir sampai orang dewasa. Jadi kalau misalnya ada orang baru yang datang mengaku warga Kota Baubau bisa dicek datanya diserver, apakah betul warga masyarakat Kota Baubau atau tidak,” jelasnya.

Walikota Dr H AS Tamrin MH dalam sambutannya mengapresiasi terselengaranya sosialisasi SAK. Dikatakannya, sosialisasi tersebut merupakan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau dalam menjalankan amanah UU No 24/2013 tentang adiministrasi kependudukan.

Orang nomor satu di Kota Baubau itu berharap, sosialisasi tersebut dapat berdampak positif untuk perkembangan data kependudukan Kota Baubau. “Kita berharap sosialisasi ini dapat memberikan informasi yang lengkap tetang data kependudukan serta pemanfaatannya,” harapnya.

Kepala Disdukcapil Kota Baubau H Sahirun menambahkan, sasaran utama sosialisasi SAK adalah membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya SAK. “Sasaran utamanya kan membanguan kesadaran akan hak dan kewajiban masyarakat tentang administrasi kependudukan berupa e-KTP, KK dan administrasi kependudukan lainnya,” pungkasnya.

Sosialisasi ini dihadiri camat, lurah dan RT/RW se Kota Baubau. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan simbolis Kartu Identitas Anak (KIA) kepada enam orang siswa yang terdiri dari dua siswa SMP dan empat murid SD. (*)

Pin It on Pinterest