Peliput: Prasetio M

Armin SE MSi

BAUBAU, BP – Pemerintah Kota Baubau menyerahkan sepenuhnya kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Baubau terkait rekomendasi sejumlah nama Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Baubau yang diduga terlibat politik praktis ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Saya kira mereka sudah dipanggil, kita tinggal tunggu saja rekomendasinya,” ujar Plt Sekda Kota Baubau Armin SE MSi saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (13/12).

Kata dia, walaupun saat belum memasuki tahapan penetapan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Baubau, oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Baubau, namun diharapkan seluruh ASN Kota Baubau mematuhi aturan Netralitas ASN yang berlaku.

Sementara itu beberapa waktu lalu Koordinator divisi hukum, penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa Panwaslu Kota Baubau, Wa Ode Frida Vivi Oktavia saat di konfirmasi Baubau Post via telepon mengatakan, Panwaslu Kota Baubau sudah mengirim rekomendasi dugaan ASN yang terlibat politik praktis ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Selain itu juga akan mengirim tembusan ke Menpan-RB sesuai usulan KASN.

Empat ASN Pemerintah Kota Baubau yang diduga kuat terlibat politik praktis yakni, dr Hasmudin (dokter di BLUD RSUD Palagimata), Abdul Rahim (Kepala Bapeda Kota Baubau), Abdul Rajab (Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Baubau) dan Seniwati (Lurah BWI). Sementara satu orang ASN atas nama Nurhadi merupakan PNS Kabupaten Buton Selatan.

Pin It on Pinterest