Rajut Kerjasama Pendidikan Baubau-Moskow
Laporan: Zaman Adha
BAUBAU, BP- Setelah menggemakan lagu Tana Wolio di Rusia, kini Kepala Sekolah dan guru Indonesia-Moskow dari Sulawesi Tenggara (Sultra) akan membawa sembilan delegasi asal negeri beruang merah itu. Kedatangannya direncanakan mulai 27 hingga 30 Desember 2017.

Guru Indonesia-Moskow Asni Isnawati ditemui di Rujab Walikota Baubau, Senin (25/12) menjelaskan, ada dua agenda utama delegasi Rusia di Baubau. Pertama menandatangani MoU kerjasama pendidikan, kedua kuliah umum dan penandatanganan MoU di Unidayan.

“Tujuan kami ingin membangun kerjasama dengan Rusia. Kebetulan kami dari Sultra, ingin membangun kerjasama pendidikan terutama antara Moskow dengan Baubau. Terkait kedatangan delegasi, kami ingin membuat MoU antara sekolah maupun universitas di Baubau dan Rusia,” jelasnya.

Asni berharap dengan adanya MoU ini, Kota Baubau dan Rusia dapat melakukan pertukaran pelajar dan pertukaran informasi. Selain itu bagi guru, dapat berbagi pengalaman soal metode belajar antara guru di Baubau dan Rusia.

“Kita bisa mengadopsi metode dari mereka, mereka bisa mengadopsi metode dari kita,” imbuhnya.

Sembilan delegasi Rusia terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Rusa (bagian dari Moskow), beberapa guru asal Rusia, Presiden dan Wakil Presiden Interegional Public Organization (IPO) serta seorang siswa usia tujuh tahun. “IPO ini yang menjembatani kami dengan pihak sekolah di Rusia dan pemerintah setempat,” tuturnya.

Pihaknya merasa bangga karena mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Baubau maupun masyarakat. Menurutnya, dorongan dari kedua unsur ini memberikan semangat untuk mewujudkan kerjasama pendidikan Baubau dan Rusia.

Asni menambahkan, sebelum menggemakan lagu Tana Wolio di Rusia, terdapat beberapa kendala. Mulai dari siswa Rusia yang kesulitan membaca tulisan Indonesia, hingga kesulitan mengucapkan dialeg dalam lagu Tana Wolio.

“Kami berikan teks lagu mereka kesulitan membaca, mereka hanya tersenyum dan geleng-geleng kepala, karena huruf Rusia dan Indonesia berbeda. Sehingga kami menggunakan bantuan Youtube, sambil mendengar sambil latihan. Dengan Ini mereka cepat paham,” urainya.

Menurut Asni, lagu Tana Wolio dipilih karena irama dan liriknya lebih disenangi orang Rusia.

Melalui masenjer ditanya apakah nanti delegasi akan kembali menyanyikan lagu Tana Wolio selama di Baubau? Asni menjawab “iya pak.” “Kami ada agenda di Rujab dan juga di SMP 4 dan SMA 2 pada tanggal 27 nanti,” katanya.(**)

Pin It on Pinterest