Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP – Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Dr Seto Mulyadi mendukung komitmen Walikota Baubau, Dr H AS Tamrin MH untuk menciptakan Kota Layak Anak (KLA). Menurutnya, Kota Baubau perlu memiliki Satgas Perlindungan anak baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal anak.

“Satgas perlindungan anak di wilayah tempat tinggal anak, dari tingkat RT dan RW dengan tujuan agar dapat melindungi anak dari kemungkinan tindak kekerasan kepada anak. Sementara di sekolah jika terjadi bulying antara siswa, bisa antar guru dengan siswa, itu segera di koreksi oleh satgas perlindungan anak,” kata Kak Seto sapaan akrab Seto Mulyadi.

Dikatakan, jika terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh anak, diharapkan hukuman yang diberikan berupa hukuman yang mendidik sesuai dengan sistem peradilan pidana anak, sehingga tujuan untuk merehabilitasi dan memulihkan kembali agar menjadi anak-anak yang baik.

“Mereka justru korban sebelumnya dari lingkungan yang tidak kondusif,” ujarnya.

Namun, jika terdapat guru yang terbukti melakukan kekerasan kepada anak, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Dirinya berharap agar para kedepan para pendidik baik yang di rumah atau di sekolah tidak melakukan kekerasan kepada anak. (*)

Pin It on Pinterest