BAUBAU, BP- Dinas Pertanian (Distan) Kota Baubau mensosialisasikan kartu tani, tetapi pihaknya belum dapat menjangakau semua petani yang ada di Kota Baubau terkait dengan pembagiannya. Dengan kartu ini, para petani lebih mudah memperoleh bantuan pupuk.

Kepala Distan Baubau Muh Rais mengatakan, pembagian kartu tani nantinya akan dilakukan pihak BNI dan dibantu oleh Distan Baubau.

“Kartu tani itu untuk Baubau ada percontohan sementara di bungi kemudian kan itu lewat BNI itu karena BNI yang tangani kegiatan itu untuk kartu taninya,” katanya kapada Baubau Post ditemui Senin (06/01).

Untuk sementara pihaknya lagi mempersiapkan sosialisasi terkait dengan kartu tani dan ini di lakukan oleh pihak BNI agar tidak mendapatkan hambatan ketika sosialisasi di lapangan.

“Sekarang anggota saya sekarang lagi mempersiapkan sosialiasi kartu tani itu dalam rangka mempermudah, karena BNI itu kesulitan juga kalau tidak difasilitasi teman-teman pertanian,” ungkapnya.

Pihaknya juga belum bisa memastikan seberapa terkait dengan pembagian kartu tani itu kepada para petani yang ada di Kota Baubau.” Kemarin itu belum semua lahan (petani yang di bagikan yang ada di Baubau-red),” ujarnya.

Untuk mendapatkan bantuan pupuk, para petani harus berkoordinasi dengan pihak BNI untuk pengambilan dengan kartu tani. Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak BNI mengenai jumlah pupuk yang dibutuhkan para petani.

“Jadi itu modelnya subsidinnya yang drop ke BNI. Kelompok-kelompok tani tinggal menyelesaikan subsidi yang ditanggung oleh petani dan dibekali sekarang, dalam kartu tani jadi untuk menebus itu harus berkoordinasi dengan BNI, semacam ATM,” ungkapnya.

Sebelumnya yang diusulkan baru dua kecamatan di Kota Baubau untuk percontohan yakni Bungi dan Lea-lea. Dua kecamatan itu harusnya dibutuhkan sekitar kurang lebih 1800 petani, yang baru terdata sekitar 800 petani untuk uji coba awal nanti bertambah sesuai jumlah kelompok-kelompok tani. (#)

Peliput: LM Syahrul

Pin It on Pinterest