BAUBAU, BP- Yayasan Madrasa Ibtidaya (MI) Azzikir yang berlokasi di Kelurahan Kalia-lia, minim akan fasilitas/sarana pra-sarana pendukung bakal penunjang peningkatan integritas pendidikan.

Hal itu diungkapkan Kepala MI Azzikir Ikhsan saat dikonfimasi Baubau Post, Selasa (12/11). Diketahui, jumlah siswa yang menimbah ilmu di lembaga pendidikan yayasan tersebut sebanyak 84 orang, terhimpun atas empat Rombonga belajar (Rombel).

Ikhsan menjelaskan, pada dasarnya fasilitas gedung sekolah terdiri atas dua ruangan yakni ruangan kelas belajar (RKB) dan ruangan kantor. Guna memaksimalkan pembagian kelas bakal empat Rombel, pihak yayasan memetakan satu ruangan menjadi dua kelas, termaksud ruangan kantor.

Tak hanya itu, terang Ikhsan, pihaknya juga mendirikan satu ruangan berdinding papan. Hal itu untuk mencukupi ketersediaan RKB bakal efesiensi proses belajar mengajar (PBM) di sekolah.

” Kami melakukan solusi dengan cara memberikan petak pada satu ruang tersebut, dengan menggunakan tripleks panjang berukuran 4×4. Jadi satu RKB harus dua rombel serta kami membuat rumah berdinding papan untuk mencukupi ruang belajar,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Ikhsan berharap kedepannya pihak Kementrian Agama dapat memberikan bantuan pengadaan fasilitas RKB yang memadai, guna menciptakan kenyamanan bagi siswa saat menimbah ilmu/pengetahuan di sekolah.

” Saya kedepannya Kementrian Agama dapat memberikan bantuan di MI Azzikir,” tandasnya. (#)

Peliput: Nelvida A

Pin It on Pinterest