BAUBAU, BP- Distan Baubau akan berencana meluncurkan kartu tani di Kota Baubau. Para petani yang memegang kartu ini, lebih mudah dalam memperoleh bantuan pupuk.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Baubau Muh Rais M mengatakan, untuk pengadaan kartu tani ini, pihaknya bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI). Hal ini dikatakan dalam sosialisasi kartu tani, di aula Kantor Distan, Kamis (05/12).

“Kegiatan hari ini juga dirangkaikan dengan pengawasan puput pestisida, karena ini program baru dari pemerintah dalam rangka menggampangkan para petani dalam rangka menebus pupuknya,” katanya kepada Baubau Post.

Lanjutnya, para petani harus berkoordinasi dengan pihak BNI untuk pengambilan dengan kartu tani. Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak BNI mengenai jumlah pupuk yang dibutuhkan para petani.

“Jadi itu modelnya subsidinnya yang drop ke BNI. Kelompok-kelompok tani tinggal menyelesaikan subsidi yang ditanggung oleh petani dan dibekali sekarang, dalam kartu tani jadi untuk menebus itu harus berkoordinasi dengan BNI, semacam ATM,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, tahun depan kartu petani itu sudah diberlakukan dan petani sudah memperoleh kartu tersebut dari BNI, karena nantinya di musin tanam tahun depan sudah dapat menggunakan kartu tani.

Sebelumnya yang diusulkan baru dua kecamatan di Kota Baubau untuk percontohan yakni Bungi dan Lea-lea. Dua kecamatan itu harusnya dibutuhkan sekitar kurang lebih 1800 petani, yang baru terdata sekitar 800 petani untuk uji coba awal nanti bertambah sesuai jumlah kelompok-kelompok tani.

Kabid PSP Distan Kota Baubau La Ode Ali Batra menambahkan, terkait pemberian kartu tani itu untuk wilayah Sultra baru dua daerah yang mendapatkannya, salah satunya Kota Baubau.

“Jadi tahun 2020 nanti yang mendapat pilot project untuk kartu tani ini adalah Kabupaten Bombana dengan kota Baubau, jadi kartu tani dulu tujuannya adalah mempermudah petani agar tidak lagi menebus lagi pupuk itu tidak lagi ke kota untuk ambil pupuk, sekarang sudah tidak ada lagi,” ujarnya.

Jadi para petani dapat mengambil pupuk itu di kios-kios yang sudah melakukan kerja sama dengan pihak BNI dalam hal ini distributor pupuk.

“Sudah pakai kartu tani tinggal dia kekios-kios terdekat yang ada di kecamatan tinggal dia gesek saja jadi di dalam kartu itu sudah ada kouta pupuknya,” pungkasnya. (#)

Peliput: LM Syahrul

Pin It on Pinterest