Dr Nanik Hindaryati Ningsih saat membawakan sambutan

BAUBAU, BP – Hasil Musyawarah Daerah (Musda) II Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Baubau, Minggu (16/02) menetapkan Dr Nanik Hindaryati Ningsih sebagai ketua terpilih periode 2020-2025. Penetapan ketua dilakukan secara aklamasi.

Kepengurusan yang baru langsung menyusun formatur kepengurusan. Di hari yang sama pula, kepengurusan BKMT 2020-2025 juga langsung dilantik.

Pelantikan kepengurusan dipimpin langsung Ketua Umum BKMT Sultra, Ir Hj Masyurah Ilah Ladamay.

Sekda Baubau, Dr Roni Muhtar usai pelantikan memberikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru. Apalagi pemilihan berjalan lancar dan berakhir dengan cara aklamasi.

Ia pun menaruh harapan besar agar BKMT Baubau terus menjadi sumbu penerang. Utamanya membantu pemerintah daerah untuk mewujudkan Kota Baubau yang maju, sejahtera dan berbudaya.

“Saya sangat bersyukur kepengurusan yang baru telah dilantik. Saya minta BKMT ini paling tidak tetap mendampingi kita untuk mewujudkan program daerah. Tentu pemerintah Kota Baubau juga akan tetap mendukung kerja BKMT. Itu janji saya,” katanya.

Dr Roni muhtar juga meminta agar BKMT dapat aktif memberikan pembinaan organisasi khususnya yang bergerak dibidang keagamaan. Menurutnya,penanaman nilai agama merupakan solusi terbaik agar daerah tenteram, aman, saling peduli, dan menghargai.

“Bekerjalah dengan baik, susunlah program kerja yang luar biasa. Pekerjaan pasti ada tantangannya, tapi tidak perlu patah semangat. Selesaikan dengan baik semua tantangan, yakin pasti akan dibantu yang maha kuasa,” katanya.

Ketua BKMT Kota Baubau terpilih, Dr Nanik Hindaryatih Ningsih tak menyangka delapan BKMT kecamatan memberikan dukungan kepada dirinya.

“Ini adalah amanah, sebenarnya saya sempat menolak dan keberatan. Tapi karena berkat bimbingan, arahan dan petunjuk Ketua BKMT Baubau demisioner, Ny Hj Sartini Tamrin maka akhirnya saya menerima amanah ini dengan penuh tanggungjawab,” katanya.

Dr Nanik mengaku dengan terpilihnya Ia sebagai Ketua BKMT Baubau periode 2020-2025 bukan berarti telah menggantikan posisi Ny Hj Sartini Tamrin.

“Saya hanya melanjutkan tugas, karena beliau adalah pemimpin yang low profile. Ia rela mengorbankan apa saja demi kekompakan organisasi ini,” katanya.

Dr Nanik menganggap Ny Hj Sartini Tamrin sudah seperti ibu baginya. Ia pun memintakan doa kepada seluruh hadirin dalam Musda II untuk memanjatkan doa sebab kondisi kesehatan istri Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin itu saat ini masih belum stabil.

“Tidak ada perbedaan antara satu dengan yang lainnya dalam organisasi ini, tidak ada sekat. Mari kita bergandengan tangan, aktif berperan untuk organisasi dan bersama membantu program pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan di masyarakat,” katanya.

Prosesi pelantikan disaksikan Sekda Baubau, Dr Roni Muhtar, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Baubau, H. Rahman Ngkaali, Asisten I Setda Baubau, Rahmat Tuta, Kabag Kesra Setda Baubau, Camat se-Kota Baubau, Bhayangkari, Persit, Jalaselastri, DWP Kota Baubau, Muslimat, Wanita Islam, dan BKMT Kecamatan se-Kota Baubau.

Peliput: Prasetio M

Pin It on Pinterest