BAUBAU, BP – Gugus Tugas Covid-19 Sultra merilis daftar Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Kota Baubau per tanggal 30 Maret 2020 pukul 09.00 Wita yakni 510 orang total akumulasi. Namun banyaknya jumlah ODP, disebut Sekda Baubau Roni Muhtar sebagai bukti kerja keras Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau.

Menurutnya, Pemkot telah berupaya menjaring ODP di jalur pintu masuk Kota Baubau, baik itu pelabuhan, bandara, maupun pintu-pintu masuk lainnya. Tim gugus tugas Covid-19 Kota Baubau juga telah bekerja keras untuk mencegah masuknya wabah Virus Corona di Kota Baubau.

“Semakin banyak ODP, semakin menunjukkan bahwa pemerintah bekerja, karena ketat pengawasannya, di pelabuhan kita awasi, di bandara kita awasi dan pintu kedatangan lainnya kita awasi. Kita bahu membahu semua ini,” katanya saat ditemui Minggu (30/03).

Lanjutnya, setiap orang datang dari luar daerah terapapar Covid-19, atau yang menunjukkan kondisi tidak sehat, akan dimasukkan dalam daftar ODP. Kemudian akan dilakukan isolasi di rumah selama dua minggu, dengan pemantauan tenaga kesehatan.

“Terus menerus dipantau petugas kesehatan, setelah melewati batas 14 hari tidak ada tanda lagi, maka status ODPnya berubah menjadi normal,” ujarnya.

Setiap orang yang datang dari luar daerah kata dia, akan diinventarisir lagi oleh petugas medis baik di bandara atau pelabuhan. Sehingga jumlah ODP di lapangan akan selalu fluktuatif (berubah-ubah).

Untuk diketahui, dari total akumulasi 510 ODP di Kota Baubau, sebanyak 312 orang telah selesai pemantauan. Kini ODP yang masih dalam pemantuan sebanyak 198 orang.

Peliput: Zaman Adha

Pin It on Pinterest