Peliput: Alamsyah Pradipta – Editor: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Banyaknya pelanggan nasi goreng selimut yang terletak disekitaran Pantai Kamali, membuat pemilik usaha menjadi kwalahan. Pasalnya dalam semalam, pembuatan nasi goreng selimut bisa menghabiskan hingga 30 liter beras untuk melayani permintaan para penikmat nasi goreng selimut.
Pemilik kedai Nasi Goreng Selimut Leni mengatakan, pengunjungnya tersebar berbagai kalangan dan mereka rela antri menunggu berjam-jam demi memesan nasi goreng tersebut.
“Kalau pelangan banyak sekali dari anak muda sampai ibu-ibu yang suka arisan mereka sering kesini untuk makan, kadang mereka relah menunggu demi mendapatkan nasi goreng selimut ini, karena memang nasi goreng kami ini beda tidak ada minyaknya dan rasanya juga berbeda,” ungkapnya saat ditemui di tempat usahanya, Kamis (17/11).
Dengan banyaknya pelanggan, omset penjualan nasi goreng selimut mencapai jutaan rupiah dalam satu malam, dan selalu habis sebelum jam 10 malam.
“Kalau omset kami sampai Rp 3 juta tiap malam bahkan ada pengunjung yang tidak kedapatan karena kalau jam 9 malam itu nasi goreng kadang sudah habis terjual,” tuturnya kepada Wartawan Baubau Post.
Leni mengaku, saat merintis usaha nasi gorengnya, dia berjuang cukup keras. Dengan usahanya dia mempekerjakan dua orang karyawan dan berencana akan menambah lagi.
“Diawal kami berjuang keras menjual ini, kami memasarkan juga, bagi-bagi pamflet akhirnya sekarang sudah banyak yang tahu, sehingga sekarang saya sudah mempekerjakan karyawan untuk bantu-bantu karena makin banyak konsumen yang ingin menikmati nasi goreng selimut,” tutupnya.(#)

Pin It on Pinterest