Peliput: Iman Supa

RAHA, BP – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Muna, setelah diberi perpanjangan waktu 50 hari kerja, pembangunan proyek pasar tradisional berbasis modern di Laino dipastikan bulan Februari akan rampung secara keseluruhan.
Pembangunan pasar modern bersumber dari APBD sebesar Rp 30 miliar yang menjadi keterlambatan pengerjaan disebabkan faktor pekerja yang kurang fokus, sehingga PT Bintang Fajar Gemilang rugi sendiri dengan membayar denda.
“Sesuai Kepres ada perpanjangan waktu 50 hari dalam pengerjaan, kalau belum selesai juga maka kontrak putus kerja dan denda tetap berjalan,” ungkap Akhmad Yani yang ditemui diruangannya, Senin (9/1).
Ia menjelaskan, progres pengerjaan saat ini diselesaikan sudah lebih dari 70 persen. Progres yang perlu kejar yaitu pemasangan kuseng dan kasa maupun tegel dan reling.
“Kendala keterlambatan pengerjaan disebabkan kerja tukangnya kurang berkualitas, sebab setelah diberi gaji terkadang istrahatnya tiga hingga lima hari,” singkatnya.(*)

Pin It on Pinterest